Sandiaga Uno Optimistis Teknologi Mendorong Perubahan di Indonesia 2021

Kamis, 14 Januari 2021 – 18:38 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Krearif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno. ANTARA/HO-Birkom Kemenparekraf

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Krearif Sandiaga Uno mengatakan perkembangan teknologi informasi yang mengalir deras saat ini berperan besar dalam menghadapi tantangan di masa depan.

Ia menilai penerapan teknologi menjadi kunci dalam adaptasi new normal, termasuk pascapandemi covid-19.

BACA JUGA: Korban Longsor Tambang Emas di Solok Selatan Bertambah, Total Jadi 4 Orang Meninggal

Hal tersebut diungkapkan Sandiaga Uno dalam webinar bertajuk How Technology Is Driving Changes In Indonesia In 2021 yang digelar Bhumi Varta Technology (BVT), Sandilogi dan Aden & Co pada Kamis (14/1/21).

Dalam kesempatan tersebut, webinar yang juga dihadiri Founder BVT Martyn Terpilowski dan Chief Executive BVT, Julian Gafar itu menjelaskan covid-19 merubah banyak hal.

BACA JUGA: Pemilik Arisan Online Miliaran Ini Akhirnya Ditangkap, Ternyata Calon Dokter Gigi

"Berkat kehidupan online dan digital kita yang semakin meningkat, segala sesuatunya akan terjadi lebih cepat sekarang, dengan kebutuhan sebagai kekuatan pendorong," jelas Sandi.

"Dengan peralihan bekerja dari rumah ke aturan baru tentang bagaimana kita bertemu dan berinteraksi di ruang publik, tren teknologi akan menjadi kekuatan pendorong dalam mengelola perubahan," tambahnya.

BACA JUGA: Simak Respons Menparekraf Sandiaga soal Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Jawa-Bali

Teknologi pun menurutnya dapat menjadi market place, terlebih diimbangi dengan inovasi demi perbaikan ekonomi pada tahun 2021.

"Teknologi akan membuat pekerjaan menjadi berkualitas,” imbuhnya.

Merujuk arah kebijakan dan strategi pengembangan ekonomi digital pada tahun 2020-2024, lanjutnya terdapat sebanyak 992 startup atau pengusaha lokal pemula selama periode tahun 2018 hingga 2019.

Oleh karena itu, evolusi teknologi dari perspektif bisnis pada tahun 2021 difokuskan pada bisnis swasta untuk kembali meningkatkan investasi teknologi.

Selain itu, dana Venture Capital (VC) dan Private Equity (PE) yang masih memiliki uang untuk dibelanjakan, entitas asing yang ingin menjadi bagian.

Selanjutnya, peningkatan pengeluaran untuk menciptakan persaingan yang meningkat antar pemain dan pentingnya perbedaan data terbaik antara menang dan kalah.

HJal tersebut katanya menjadi peluang bagi Indonesia pada tahun 2021.

"Teknologi dapat membawa kemajuan besar bagi demografi Indonesia dan populasi kelas menengah yang semakin terdidik. Sehingga harapannya, teknologi dapat menjadi fokus bisnis pada 2021 untuk terus melakukan inovasi dan membangun Indonesia lebih baik," jelas Sandi.

BACA JUGA: Baru Kenalan di Medsos, Siswi SMP Langsung Dibawa Pelaku ke Kebun Karet, Terjadilah

"Teknologi harus terbuka untuk transformasi," tambahnya.(dkk/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler