Sapi Ternak Luar Daerah Dilarang Masuk ke Aceh Barat

Selasa, 17 Mei 2022 – 07:55 WIB
Petugas kepolisian bersama tim kesehatan hewan melakukan pemeriksaan terhadap ternak yang masuk ke Aceh Barat di pos penyekatan di kawasan Desa Gunong Kleng, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Senin (16/5/2022). (ANTARA/HO)

jpnn.com, MEULABOH - Tim gabungan dari petugas kesehatan hewan, TNI, dan Polri melarang adanya ternak dari luar daerah masuk ke Kabupaten Aceh Barat.

Kebijakan itu dilakukan untuk mencegah masuknya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).

BACA JUGA: Ratusan Sapi Asal Kupang Tidak Diturunkan di Tanjung Perak, Ini Alasannya

“Larangan ternak dari luar daerah masuk ke Aceh Barat untuk sementara ini guna mencegah terjadinya wabah penyakit kuku dan mulut bagi ternak di dalam daerah," kata Kabag Operasional Polres Aceh Barat Kompol Iswar, Senin (16/5).

Dia menyebut pelarangan itu dilakukan oleh pemerintah daerah bersama TNI dan Polri.

BACA JUGA: Anggota TNI AD Prada AAS Tewas di Kafe, Kompol Devi Ungkap Fakta Ini

Meskipun sapi ternak dari luar daerah Aceh Barat memiliki surat resmi, tetapi untuk sementara tetap ditolak masuk ke daerah tersebut.

Kompol Iswar menyatakan ternak dari Aceh Barat untuk sementara waktu juga tidak diperbolehkan dibawa keluar daerah tersebut.

BACA JUGA: 3 Pembobol ATM Ini Jadi DPO, Profesinya Tak Disangka

Sebelumnya, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Barat Danil Adrial meminta masyarakat menghentikan pasokan ternak sapi dan kerbau dari luar daerah.

Langkah itu sebagai upaya mencegah terjangkitnya wabah PMK yang saat ini sudah ditemukan di sejumlah daerah di Aceh.

Oleh karena itu, pihaknya bersama kepolisian melakukan penyekatan di pintu masuk perbatasan kabupaten guna memeriksa hewan ternak yang akan masuk dan keluar daerah.

"Sampai hari ini belum ada kasus wabah, hal ini perlu kami antisipasi segera dengan penyekatan sapi ternak yang akan masuk ke Aceh Barat,” ujar Danil. (ant/fat/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler