SBY: Investigasi Kebakaran Plumpang

Selasa, 20 Januari 2009 – 08:46 WIB
Presiden Susilo bambang Yudhoyono
JAKARTA – Kebakaran depo pengisian BBM milik Pertamina di Plumpang mengusik Presiden Susilo bambang YudhoyonoSebelum berangkan melakukan kunjungan kerja ke Batam, presiden memanggil Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri ke Base Ops Halim Perdanakusuma

BACA JUGA: Tertibkan Rekening Liar, KPK Ajak PPATK


   
Kepada Kapolri, SBY meminta kasus kebakaran Plumpang di investigasi dengan cermat
Ini karena sempat beredar informasi di masyarakat, bahwa terbakarnya Depo BBM itu akibat aksi teroris

BACA JUGA: Banyak Pemda Hamburkan Upah Pungut


    
"Semua kita serahkan pada pihak yang melaksanakan investigasi, baik itu ahli yang memahami betul instrumen ini, petugas Pertamina dan pihak kepolisian, dengan harapan semua nantinya dijelaskan ke publik," kata SBY di  Base Ops Halim Perdanakusuma Senin (19/1).

Selain memanggil Kapolri, pejabat lain yang dipanggil adalah Menko Polhukam Widodo AS, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, dan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo
Menurut SBY, dari laporan yang masuk, sementara ini disimpulkan bahwa kebakaran tersebut semata-mata masalah teknis

BACA JUGA: MK Putuskan Pilkada Kubu Raya Sah

Yakni adanya peralatan pengamanan yang tidak berfungsi
    
"Masyarakat jangan terlalu berspekulasiMenurut pendapat saya, kebakaran ini masalah teknis," tandasnya
   
SBY meminta kejadian tersebut tidak menular ke tanki lain di kawasan tersebutSehingga kerugian yang ditimbulkan tidak membesarSelain itu, pihak Pertamina diminta meningkatkan fasilitas pengamanan di depo-depo yang ada
    
Satu lagi yang menjadi perhatian SBY adalah pasokan BBM dikawasan JabodetabekSebab, depo yang terbakar merupakan tempat pengisian bensin untuk wilayah distribusi Jabidetabek"Saya sudah meminta pertamina memastikan supply BBM tidak terganggu," kata SBY.(tom)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Muda: Saya Ikhlaskan 13 Suara


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler