SBY ke London Empat Hari

Hadiri KTT G-20, Bahas Krisis Global

Jumat, 27 Maret 2009 – 16:40 WIB
JAKARTA - Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan terbang ke London, Inggris, selama empat hari, sepanjang 30 Maret sampai 2 April 2009Didampingi isteri, Ny Ani Yudhoyono, beserta rombongan, orang nomor satu di Indonesia itu akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20.

"KTT kali ini merupakan pertemuan kedua para kepala negara/pemerintahan, setelah KTT G-20 sebelumnya di Washington DC, Amerika Serikat (AS), November 2008 lalu

BACA JUGA: Jalan Nasional, Serap 54 Ribu Pekerja

Waktu itu Presiden SBY juga hadir," terang Jubir Kepresidenan Bidang Hubungan Luar Negeri, Dino Patti Djalal, kepada pers, Jumat (27/3).

Pertemuan kedua KTT G-20 ini, kata Dino, akan menindaklanjuti KTT G-20 di Washington DC yang telah menghasilkan Leaders’ Declaration dan Action Plan, dalam rangka penanganan krisis global.

"Implikasi dari Leaders Declaration itu ialah mendorong anggota G-20 untuk mengambil inisiatif dalam mengatasi krisis keuangan global yang terjadi saat ini, dengan titik berat kepada upaya-upaya untuk menanggulangi krisis yang sedang terjadi," papar Dino.

Dia juga menjelaskan, bahwa agenda KTT ini untuk mengidentifikasi upaya yang dapat dilakukan oleh negara-negara G-20, untuk mencegah terjadinya krisis serupa di masa mendatang
"Indonesia mendorong agar pertemuan kedua KTT G-20 dapat menjadi semakin konkrit dan nyata dalam memecahkan masalah krisis keuangan global, termasuk dampaknya bagi negara-negara berkembang," cetusnya.

Menurut dia, perlu adanya solusi cepat dalam mengatasi masalah perbankan di AS dan Eropa, termasuk aset-aset bermasalah (toxic assets), pembentukan Global Expenditure Support Fund, dan reformasi sistem keuangan global.

"Selama berada di London, Presiden Yudhoyono juga direncanakan akan melakukan pertemuan bilateral dengan beberapa pemimpin dunia yang akan menghadiri KTT G-20

BACA JUGA: Australia Undang Tokoh Muslim Muda

Presiden Yudhoyono juga rencananya menyampaikan pidato di London School of Economic and Political Science (LSE) pada 31 Maret 2009
Presiden akan bertolak meninggalkan London, Kamis, 2 April 2009," pungkasnya

BACA JUGA: SBY Disedak Terbitkan Perpu Pengadilan Tipikor

(gus/JPNN)

BACA ARTIKEL LAINNYA... ICW Desak DPR Peduli Tipikor


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler