SBY Minta Kader Demokrat Kendalikan Nazaruddin

Kamis, 26 Mei 2011 – 05:50 WIB

JAKARTA - Seluruh kader Partai Demokrat yang duduk di parlemen dan kepengurusan DPP dikumpulkan di kediaman pribadi Ketua Dewan Pembina PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Puri Cikeas, tadi malamMeski disebut rutin dilakukan, namun pertemuan tersebut tidak lepas dari persoalan yang melilit Nazaruddin.

Nazaruddin sendiri disebut oleh Juru Bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul tidak datang dalam pertemuan yang berlangsung sejak 19.00 dan berlangsung selama 2,5 jam itu

BACA JUGA: DPR Desak Kualanamu Kelar 2012

"Pak Nazar tidak datang," kata Ruhut setelah mengikuti pertemuan.

Ketidakhadiran Nazaruddin juga ditegaskan oleh anggota DPR dari Fraksi Demokrat Benny K
Harman melalui pesan singkat yang dikirimkan kepada wartawan

BACA JUGA: Pengangguran Disebut Ikut Rusak Sendi Berbangsa

Namun, sejumlah petugas yang bertugas di sekitar komplek Puri Cikeas menyebutkan, Nazaruddin hadir dalam pertemuan tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, SBY sepertinya ingin menegaskan persoalan Nazaruddin tidak sampai membuat gaduh PD
"Bapak (SBY), sebagai the founding father mengajak kami, para kader-kader, tetap berangkat dengan semangat kebersamaan dan ingat dengan sejarah perjalanan partai," kata Ruhut.

SBY menegaskan, tidak ada faksi-faksi di dalam tubuh partai berlambang Mercy itu

BACA JUGA: Demokrat Berharap Nazaruddin Tak Serius Umbar Ancaman

Menurut Ruhut, kongres PD yang berlangsung Bandung beberapa waktu lalu, sudah selesai"Kita siap menang, siap kalahSekarang saatnya bekerja untuk rakyat," tegas anggota komisi III itu"Bapak (SBY) katakan, ke depan tantang yang dihadapi tidak ringan, karena itu semua harus kompak."

Dalam pertemuan itu, SBY juga menyinggung persoalan NazaruddinMulai sejak persoalan itu mencuat, hingga dijatuhkannya sanksi oleh Dewan Kehormatan yang juga dipimpin SBYTermasuk juga SBY bertemu dengan NazaruddinHasilnya, pemberhentian Nazaruddin dari jabatan bendahara umum PD diambil agar bisa fokus menghadapi persoalannya.

PD, kata Ruhut, menghormati asas praduga tak bersalah dan menyerahkan kasus tersebut kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)SBY, lanjutnya, juga mengatakan akan tetap memberikan bantuan hukum kepada Nazaruddin.

SBY juga meminta Ketua Umum PD Anas Urbaningrum untuk segera menggelar konsolidasi di tingkatan DPP PDMenurut Ruhut, termasuk yang akan dibahas adalah posisi Nazaruddin sebagai bendahara fraksi PD di DPR.

Terkait dengan nama-nama yang sempat disebut oleh Nazaruddin juga bermasalah, menurut Ruhut, SBY sudah mengetahuinyaBahkan, SBY sudah mengklarifikasi nama-nama yang disebut Nazaruddin"Tidak spesifik sebut nama, tapi beliau katakan, sudah saya panggil dan mereka mengatakan itu tidak benar," urainya.

Apakah Nazaruddin dilarang untuk bicara blak-blakan? Menurut Ruhut yang juga anggota tim investigasi kasus Nazaruddin mengatakan, tidak ada instruksi itu"Kami tidak larang, tapi tolong dikendalikan dulu," katanya(kuh/fal)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Nazaruddin Diibaratkan Orang Panik Memukul Bulan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler