JAKARTA – Politisi Demokrat, Ruhut Sitompul menyebut mantan anggota Pansus Hak Angket skandal Bank Century, Misbakhun tidak mengerti hukumHal itu terkait pernyataan Misbhakun tentang adanya tiga dokumen surat yang dikirim Sri Mulyani ke Presiden SBY pada 2008 lalu.
“Misbakhun jangan banyak bacot, kau tidak mengerti hukum
BACA JUGA: FPDIP Desak Bentuk Lembaga Khusus Urusan Haji
Dia sudah jadi terpidana kaitan LC (letter of credit dari Bank Century ) bodong, apapun terbuktiBahkan, Ruhut menilai semua tudingan Misbhakun adanya tiga surat laporan Sri Mulyani ke Presiden SBY, S-01/KSSK.01/2008 tanggal 25 November 2008, SR-02/KSSK.001/2009 tanggal 4 Februari 2009 dan SR-36/KMK.01/2009 tanggal 29 Agustus 2009, hanyalah omong kosong.
“Yang dikatakan oleh Misbhakun menemukan novum (bukti baru), ada surat Sri Mulyani ke Presiden SBY seolah-olah ada sesuatu, bagi saya itu pepesan kosong, enggak ada urusannya itu,” ujarnya.
Ditegaskanya, semua kaitan kasus Century bernuansa Politis
BACA JUGA: KPK Terjunkan Tim Beranggotakan 20 Orang
“Saya sedih liat partai golkar mau menari diatas gendangnya MisbakhunBACA JUGA: Makanan Jamaah Haji Tak Memenuhi Standar Kesehatan
Ini kan, muaranya ke 2014Kalau ada politisi genit-genit, karena mau pemilu, pilpres 2014,” tandasnya.Mantan anggota Pansus Hak Angket skandal Bank Century, Misbakhun mengatakan adanya tiga dokumen surat yang dikirim Sri Mulyani ke Presiden SBY pada 2008 lalu mengenai kebijakan pemberian dana talangan (bailout) untuk Bank CenturySurat itu dikirimkan Sri Mulyani saat menjabat sebagai Ketua Komite Stabilitas Keuangan (KKSK).
Adanya dokumen ini, kata Misbakhun membantah pernyataan Presiden SBY yang mengaku tidak mengetahui perihal kucuran dana Rp 6,7 triliun ke Bank Century"Sebuah fakta yang selama ini dibantah oleh presiden SBYBahwa SMI tidak pernah melaporkan bailout Century ke Presiden SBY," ujarnya kemarin(kyd/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Bebaskan Tuti, Pengguna Facebook Desak SBY Bersikap
Redaktur : Tim Redaksi