Sebagai Tokoh, Saya tak Boleh Sembunyi

Minggu, 23 Oktober 2011 – 13:54 WIB
Fadel Muhammad saat menggelar konpers di kompleks Widya Candra, Jakarta, Sabtu (22/10). Foto: sam/jpnn

SABTU (22/10), di teras rumah dinasnya, Kompleks Widya Candra V Nomor 26, kardus-kardus kepakan sudah tertata rapi"Saya akan segera pindah

BACA JUGA: KPK Sudah Meneror

Tetap semangat," ujar Fadel Muhammad ketika sudah berada di dalam mobil pribadinya, Lexus B 205 FM, sembari mengepalkan tangannya ke arah wartawan
Siang itu,  mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu baru saja menggelar konperensi pers

BACA JUGA: Saya Pikir Saya Akan jadi Wamentan

Selain menanggapi pernyataan Mensesneg Sudi Silalahi yang menyebut dirinya dicopot dari kabinet lantaran 'punya masalah', mantan gubernur Gorontalo itu juga membeber langkah-langkah yang akan dilakukan ke depan, setelah tak lagi jadi menteri
Berikut petikan pernyataan Fadel

BACA JUGA: Paling Menegangkan Pelayanan Konsumsi



Selama menjadi menteri, Anda pernah punya masalah dengan presiden?
Saya merasa, dua tahun bekerja bersama presiden, tidak pernah ada hal-hal yang membuat saya salahKalau pun ada, saya mohon maaf.

Anda akan mendesak Sudi Silalahi minta maaf?
Tidak ada kata desakan minta maaf kepada Pak Sudi (dalam dua lembar kertas keterangan pers tertulis).

Lantas, kok disebut Anda punya masalah?
Surat itu ada dari AM Fatma kepada presiden tentang anak perusahaan saya, yang lama sekaliLantas saya dipanggil Pak Sudi dan Pak Djoko dan saya jelaskanBeliau juga mengatakan, tidak ada persoalanItu tiga hari sebelum Pak SBY ke Jogja

Bagaimana Anda menanggapi isu yang menyebut Anda dicopot sebagai menteri lantaran sebagai politisi tak punya bargaining?
Kita lihat sajaSaya tak mau bicara seberapa besar bargaining politik sayaSoal dukungan masyarakat kepada saya, biar orang lain yang menilai saya.

Ada juga isu yang menyebut Anda dicopot lantaran sudah ancang-ancang maju sebagai wapres di pilpres 2014?
Saya tak pernah dengar isu ituSaya tak mau menanggapi jika sekedar isuKecuali ada data-datanya, ada yang menyampaikan, saya akan tanggapi.

Apa kegiatan Anda setelah tak lagi jadi menteri?
Setidaknya ada tiga, yakni tetap beraktifitas sebagai kader Golkar, saya akan meneruskan usaha-usaha saya, dan mendirikan Yayasan Pemberdayaan GaramPekan depan akan dilaunching.

Apakah ada tawaran tugas baru, misal sebagai Dubes?
Sampai dengan hari ini, saya tidak ada komunikasiSaya tetap akan mengabdi ke GolkarSebagai tokoh publik, saya tak boleh sembunyi di balik tembokKalau ada orang lain menilai lain, silakan.

Anda menyatakan minta maaf ke masyarakat Gorontalo dan Sulawesi lantaran merasa pengabdian belum tuntas, apa maksudnya?
Lain kali lagi saya jelaskanWaktu masih panjang ya(sam/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Gubernur Harus Berani Memutasi PNS Antarkabupaten/Kota


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler