Sebentar Lagi Musim Mudik, Ini Cara Ahok Cegah Urbanisasi

Kalau Tak Berguna Disuruh Pulang Saja

Jumat, 05 Juni 2015 – 03:01 WIB

jpnn.com - JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama mengingatkan warga dari luar daerah yang tak punya keterampilan maupun tujuan pasti agar tak nekat merantau di  ibu kota. Ahok -sapaan Basuki- menyampaikan hal itu karena tak lama lagi musim mudik Lebaran dan arus balik yang biasanya dibarengi dengan warga yang hendak mengadu nasib di Jakarta.

Menurut Ahok, Pemprov DKI Jakarta memang tidak bisa melarang warga daerah lain datang ke ibu kota untuk mencari pekerjaran. Namun demikian, katanya, Pemprov DKI akan memberlakukan syarat ketat bagi setiap pendatang. Yakni harus memiliki tempat tinggal atau menempati rumah saudaranya.

BACA JUGA: Ahok Percayakan Posisi Ketua Dewan Pengawas TM Ragunan ke Dato Sri Tahir

Selain itu, kata Ahok, pendatang harus memiliki keterampilan dan kemampuan untuk bersaing di ibu kota. Tanpa keterampilan dan kemampuan, maka perantau sebaiknya meninggalkan Jakarta untuk balik ke kampung halaman.

Ahok menegaskan strategi itu untuk menekan dampak urbanisasi. "Sebab, pasti muncul lagi pemukiman liar. Sedangkan kawasan kumuh harus dibersihkan," katanya di Balai Kota DKI, Kamis (4/6).

BACA JUGA: Pemprov DKI Gelontorkan Rp 8 M demi Jakarnaval

Mantan bupati di Belitung Timur itu menegaskan, dirinya tidak alergi terhadap urbanisasi. Ahok bahkan membuka pintu bagi pendatang untuk mencari pekerjaan di Jakarta.

BACA JUGA: Jangan Sampai Institusinya Bermasalah, Mahasiswanya Jadi Korban

Namun, katanya, pendatang harus punya tujuan pasti di Jakarta. "Tidak masalah mereka datang ke Jakarta, tapi harus tinggal di rumah saudaranya," ucapnya.

Dengan kebijakan itu, bisa dipastikan bahwa yang bertahan adalah orang-orang yang punya keterampilan. "Kalau tak berguna, disuruh pulang saja," tegasnya.(jawapos)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Beda Pendapat dengan Ahok, Ini Penjelasan Djarot


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler