Sekgab Dikhawatirkan Jadi Pemerintah Bayangan

Kamis, 13 Mei 2010 – 18:32 WIB
JAKARTA – Pengamat Politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhro, mengkhawatirkan kewenangan yang dimiliki Sekretaris Gabungan (sekgab) KoalisiMenurutnya, Sekgab Koalisi yang ketua hariannya Aburizal Bakrie itu berpotensi menjadi pemerintah bayangan.

”Saya khawatir menjadi pemerintahan bayangan

BACA JUGA: Sudah Saatnya KPK Punya Penyidik Sendiri

Yang jalan, hari demi hari itu Aburizal
Memang politik ini keras

BACA JUGA: Sempat Diduga Teroris, 13 Warga Bakal Dilepas

Ketika diajak, PDIP ternyata menolak, dia (SBY) harus punya alternatif,” kata Siti saat menanggapi kewenangan Sekgab yang bisa memanggil menteri di Jakarta, Kamis (13/5).

Menurut peneliti senior pada Pusat Penelitian Politik LIPI itu, dipilihnya Ical sebagai Ketua Harian Sekgab karena tidak ada pilihan lain bagi SBY untuk menjalankan program-program pemerintahannya yang dikampanyekan saat Pemilihan Presiden
Siti menambahkan, Sekgab koalisi terpaksa harus segera dibentuk karena 200 hari masa pemerintahan SBY masih senyap dan punya beban mengeksekusi program di periode kedua pemerintahannya

BACA JUGA: Bersedia Menyerah, Penggerebakan Sukoharjo Tanpa Tetesan Darah



Alumni Curtin University Australia itu menjelaskan, pembentukan Sekgab itu sendiri merupakan bagian dari simbiosis mutualisme antara SBY dan IcalDi sisi lain, katanya, SBY lebih aman menjalankan program pemerintahannya sementara, Ical sendiri mendapat keuntungan dengan dukungan sebagai kandidat Presdien 2014.

Karenanya Siti yakin dalam pembentukan Sekgab itu ada komitmen antara Ical dan SBY, meski tidak disebutkan secara eksplisit oleh Golkar sebagai partnership (mitra) dalam Sekgab"Jadi meski tidak disebutkan secara eksplisit pada kesepakatan, itu sumpahnya Golkar untuk menjadi partnership  partai dan akan menjadikkan Golkar sebagai penguasa,” pungkasnya.(awa/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tommy Galang Dukungan untuk Gelar Pahlawan Soeharto


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler