Sekjen PMI Ingatkan Gerakan Palang Merah Selalu Sigap Bantu Korban Konflik

Kamis, 08 Desember 2022 – 21:10 WIB
Sekjen Palang Merah Indonesia (PMI) Sudirman Said mengajak agar gerakan palang merah harus selalu siap membantu korban konflik. Foto: dok pribadi for JPNN

jpnn.com, BANDA ACEH - Sekjen Palang Merah Indonesia (PMI) Sudirman Said mengajak agar gerakan palang merah harus selalu siap membantu korban konflik.  Sebab, jelas dia, diantara mandat PMI yang diatur oleh UU Nomor 1/2018 adalah membantu korban konflik.

Sudirman menyampaikan hal ini saat menghadiri Seminar dan FGD Nilai-Nilai Kemanusiaan kerja sama Komisi Palang Merah Internasional (ICRC), PMI, dan Fakultas Hukum Universitas Syah Kuala.

BACA JUGA: PMI Dirikan Ratusan Huntara untuk Warga Korban Gempa Cianjur, Lihat Tuh

"Kita tidak berharap selalu ada konflik, tetapi bila muncul suasana konflik, maka gerakan kepalangmerahan harus selalu siap membantu korban, dari pihak manapun secara netral," kata Sudirman, Selasa (6/12).

Dia menyebut, ICRC dan PMI terus mensosialisasikan hukum humaniter atau nilai-nilai kemanusiaan. Secara ringkas, nilai-nilai kemanusiaan yang harus dijunjung tinggi adalah integritas fisik dan psikologis harus dihormati, serta martabat seksual harus dijamin.

BACA JUGA: Kedubes Rusia Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur, PMI: Ini Pertama Kali

Kemudian, anak-anak harus dilindungi, pihak yang terluka dan sakit harus dirawat dan dilindungi, fasilitas perawatan kesehatan dan personilnya harus dijaga. Lalu, bantuan kemanusiaan bagi mereka (korban konflik) harus difasilitasi, akses pendidikan harus difasilitasi, serta fasilitas pendidikan harus dihormati.

Selanjutnya, properti individu dan milik bersama, tempat ibadah harus dihormati, orang yang dalam pengawasan harus diperlakukan dengan hormat dan bermatabat, dan jasad manusia (yang wafat) harus ditangani dengan cara yang bermartabat

BACA JUGA: Bea Cukai Pastikan PMI Paham Aturan Kepabeanan Sebelum Berangkat ke Luar Negeri

"Diyakini bahwa nilai-nilai kemanusiaan itu bersifat universal, hidup dan dilaksanakan di semua penjuru dunia," ujarnya.

Selain itu, Sudirman juga mengajak semua kalangan untuk memperkuat jiwa kesukarelaan. Ia menjelaskan, jiwa sukarela menjadi 'katup pengaman' yang diperlukan untuk dengan cepat mengatasi berbagai masalah kemanusiaan seperti bencana dan konflik.

"Bangsa kita adalah bangsa yang solidaritas sosialnya sangat tinggi. Sampai-sampai ada pengakuan bahwa Bangsa kita adalah bangsa paling dermawan," ungkap dia.

Dia melanjutkan, PMI bersama-sama dengan mitra gerakan dari seluruh dunia, menjalankan operasi kemanusiaan dengan menjujung tinggi tujuh prinsip dasar gerakan. Antara lain, yakni kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kesukarelaan, kemandirian, kesatuan, dan kesemestaan.

"Untuk memperkuat diseminasi, ICRC dan PMI bekerja sama dengan Universitas di berbagai wilayah menggali kearifan lokal, berkaitan dengan nilai-nilai kemanusiaan itu," tutur dia. (dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler