Selama Slogan Prabowo Presiden Bergema, Peluang Anies Kecil

Kamis, 26 Oktober 2017 – 15:53 WIB
Prabowo Subianto di Istana Negara. Foto: M. Fathra/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Anies Baswedan-Sandiaga Uno berkomitmen memimpin Jakarta hingga lima tahun ke depan. Namun meski demikian, tidak tertutup kemungkinan Anies bakal maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2019.

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political studies (IPS) Faris Thalib, bisa saja mantan Rektor Universitas Paramadina tersebut maju dengan didukung Partai Gerindra.

BACA JUGA: Bantah Tolak Perppu Ormas Demi Pencapresan Prabowo

"Jika dimungkinkan Anies bisa saja maju. Nah untuk Pak Prabowo Subianto, bisa jadi akan mengikuti jejak Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri," ujar Faris kepada JPNN, Kamis (26/10).

Sebagaimana diketahui, pada Pemilu 2014 lalu Mega memilih tidak lagi maju sebagai calon presiden, seperti sebelumnya pada Pemilu 2009 maju berpasangan dengan Prabowo Subianto. Lewat partai yang dipimpinnya PDI Perjuangan, Presiden RI ke-5 tersebut justru memilih mengusung Joko Widodo-Jusuf Kalla.

BACA JUGA: Anies Bisa Kalahkan Joko Widodo di Pilpres, Ini Alasannya

"Jadi selain Gerindra, PKS saya kira juga bisa mengambil langkah yang sama (mengusung Anies Baswedan). Saya kira dua partai ini akan menjadi kekuatan utama," ucapnya.

Meski demikian, Faris mengakui peluang Gerindra mengusung Anies jadi capres sangat kecil. Sebab di berbagai kesempatan, slogan "Gerindra Menang, Prabowo Presiden" terus bergema dari para kader maupun pimpinan Gerindra.

BACA JUGA: Jokowi: Semuanya Harus Bersih, Itu yang Saya Perintahkan

"Itu artinya, keinginan Prabowo untuk jadi presiden masih sangat kuat," pungkas Faris. (gir/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Anies Baswedan Minta Tidak Didesak soal Penutupan Alexis


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler