Sepasang Begal Berparang Bonyok Diamuk Warga Usai Gagal Beraksi

Selasa, 18 April 2017 – 22:00 WIB
Ilustrasi. Foto: dokumen JPNN

jpnn.com, BATAM - Ketenangan warga Dapur 12, tepatnya di depan komplek pasar BBC, Sagulung Batam, Kepulauan Riau, terusik, Senin (17/4) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

Suara tabrakan dua sepeda motor yang cukup keras mengagetkan warga sekitar. Warga yang masih terjaga pun langsung berbondong-bondong mendatangi datangnya suara tabrakan.

BACA JUGA: Didemo Warga, Gubenur Nurdin Janji akan Tinjau Ulang Tarif Listrik

Setibanya di lokasi, warga mendapati dua sepeda motor tergeletak di badan jalan serta sepasang remaja yang sedang menenteng sebilah parang tengah tergontai mencoba menyerang pria paruh baya yang juga terkapar di jalan.

Pasangan remaja yang menenteng senjata tajam itu bernama Yanto, 23 dan seorang perempuan bernama Levi, 20. Keduanya merupakan penjahat jalanan yang mencoba membegal pria paru baya tersebut.

BACA JUGA: Sial, Maro Ketahuan Sembunyikan 1 Kilogram Sabu di Selangkangan

Warga yang semula berniat menolong karena dikira murni kecelakaan, malah berubah pikiran saat melihat tingkah aneh pasangan remaja itu.

Warga semakin geram saat mengetahui kalau kecelakaan itu karena ulah Yanto dan Levi yang mencoba membegal korban. Keduanya pun langsung diamuk warga.

BACA JUGA: Terduga Begal Sasar Cucu Mantan Pangkostrad

"Mau dibakar warga juga semalam, tapi polisi cepat datang," kata Maruhut, saksi mata pemilik kedai kopi di dekat lokasi kejadian, kepada Batam Pos, Senin.

Informasi yang disampaikan warga, tabrakan sepeda motor tersebut terjadi karena ulah Yanto dan Levi yang mengejar dan mengancam pria paruh baya yang juga pengendara sepeda motor dengan sebilah parang dari arah depan komplek pasar BBC ke arah Mandalay.

"Bapak itu diuber mereka sambil pegang parang, bapak itu takut dan loncat dari sepeda motornya," tutur Maruhut.

Saat loncat dari sepeda motornya, ternyata sepeda motor pria paruh baya itu tetap melaju dan menabrak sepeda motor kedua pelaku. Kedua pelaku terjatuh dari sepeda motor mereka.

Meskipun dalam kondisi cidera karena terjatuh dari sepeda motor, pasangan remaja itu bukannya menciut malah mencoba menyerang pria paruh baya tadi dengan parang yang dipegang mereka.

Namun niat mereka itu tak berhasil sebab disaat bersamaan warga sudah ramai berdatangan.

Arnold warga lainnya yang juga berada di lokasi kejadian menuturkan, sebelum tabrakan dan diamuk massa, Yanto dan Levi sudah dua kali melakukan aksi serupa kepada pengendara lain di waktu yang hampir bersamaan.

"Mereka (Yanto dan Levi) awalnya seperti mengintai orang di depan pasar BBC itu. Pertama ada mobil Avansa lewat sempat dikejar pakai parang namun mobil itu tetap melaju dan lolos. Kemudian ada lagi sepeda motor yang lewat dikejar mereka tapi lolos juga. Ketiga bapak itulah yang jadi korban," kata Arnold.

Warga yang mengetahui aksi sadis kedua pelaku itu benar-benar tersulut emosi apalagi kedua pelaku kedapatan membawa senjata tajam. Warga beramai-ramai memassai kedua pelaku sampai kritis.

"Sudah mau mati, berdarah semua kepala mereka. Tahulah bagaimana reaksi warga kalau dengan ada begal," kata Jhoni warga lainnya.

Ernita, penjual bensin eceran di lokasi yang sama menuturkan, wajah kedua pelaku memang sudah tak asing bagi warga di sana. Pasangan tersebut diinformasikan kerap nongkrong di sekitar lokasi jalan tersebut di malam hari dan kerap berbuat onar.

"Anak-anak itu sering di sini mereka. Kadang banyak mereka. Makanya jadi takut-takut sejak mereka sering nongkrong di sini," ujar wanita itu.

Penangkapan dua pelaku begal itu membuat Ernita lega sebab selama ini warga dan pedagang di sekitar lokasi pasar itu kerap tak nyaman.

"Semenjak mereka berkeliaran di sini, saya selalu tutup jualan (bensin eceran) jam 10 malam. Biasanya sampai jam 12 malam," ujar Ernita.

Warga menduga jika dua pelaku itu merupakan komplotan pelaku begal yang selama ini kerap meresahkan warga di sana. Warga berharap agar polisi mengusut tuntas kedua pelaku tersebut agar pelaku-pelaku begal, jembret dan pemalakan lainnya juga ditangkap.

Kapolsek Sagulung AKP Hendrianto saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan sepasang pelaku begal tersebut. Namun untuk keterangan lebih lanjut, Hendrianto belum mau berkomentar banyak sebab masih dalam penyelidikan.

"Iya ada dua pelaku yang diamankan," ujarnya singkat. (eja)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kapolres: Kami tak Segan-segan Kirim Pelaku ke Kamar Jenazah


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler