Sering Dilecehkan, SBY Diibaratkan Mikhail Gorbachev

Minggu, 16 Januari 2011 – 16:46 WIB

JAKARTA -  Mantan Menteri Koordinator Perekonomian, Rizal Ramli, menganggap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ibarat tokoh Uni Sovyet, Mikhail GorbachevAlasannya, seperti halnya Gorbachev di Uni Sovyet, SBY menjadi satu-satunya Presiden Indonesia yang sering dilecehkan.

"Di kalangan intelektual, aktifis, SBY sudah selesai

BACA JUGA: SBY Tak Bisa Dibiarkan

Belum pernah dalam sejarah Indonesia di media internet seorang pemimpin dilecehkan
Ini karena SBY adalah Gorbachev-nya Indonesia," ujar Rizal saat menyampaikan sambutan pada acara peluncuran buku "Hariman&Malari : Gelombang Aksi MAhasiswa Menentang Modal Asing" di Taman Ismail Marzuki, Sabtu (15/1) malam

BACA JUGA: Status Aset Century di Hongkong Dibekukan Sementara



Rizal yang dikenal selalu kritis terhadap kebijakan pemerintah itu menegaskan bahwa dirinya tidak ingin Gorbachev a la Indonesia berlanjut
"Semua mantan perwira minta ini segera diakhiri, tapi jangan kudeta

BACA JUGA: Juru Bicara KY Merangkap Staf Ahli

Tokoh agama mengatakan pemerintah absen saat rakyat lagi butuh sehingga lebih baik diabsenkan seterusnya," ucapnya.

Karenanya Rizal menganggap pernyataan para tokoh lintasagama bahwa pemerintah telah berbohong, sebagai tudingan yang tepat"Harga pangan naik terus, pendapatan rakyat tidak naikJadi tepat sekali kalau pemerintah memang bohong," ulasnya

Menurutnya, pemimpin harus bisa melihat jauh ke depan sehingga bisa mengambil keputusanNamun dari penilaian Rizal, pemerintah saat ini gampang panik"Butuh beras langsung impor dengan penunjukan langsungPemerintah tidak mampu menjaga stabilitas," sambungnya.

Tak hanya itu, Rizal juga menuding SBY sebenarnya tengah membangun dinasti politik"(SBY) Tidak suka monarki Jogja karena ingin membikin dinasti baruIni waktunya perubahanTahun kebohongan harus dilawan dengan tahun kebenaran," tandasnya.(ara/awa/jpnn)



BACA ARTIKEL LAINNYA... Sepertiga Wilayah Indonesia Rawan Bencana


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler