Sering Dimarahi, Bocah Panjat Tower Selular

Rabu, 30 Maret 2011 – 04:33 WIB

TANGSEL - Mengaku kerap dimarahi orangtuanya, membuat Pipit, 10 nekat hendak bunuh diriBahkan, dalam sehari warga Kampung Sawah Baru, RT 01/01, Ciputat, Kota Tangsel itu dua kali menaiki tower selular

BACA JUGA: Mochtar Mohammad Datangkan Jemaah Pengajian ke KPK

Tujuannya, mengakhiri hidup lantaran kesal dengan perlakukan kasar orang tuanya


Awalnya, pukul 07.30 kemarin, Pipit menaiki tower selular di Jalan Suka Mandiri, Kelurahan Serua, Ciputat, Kota Tangsel tidak jauh dari rumahnya

BACA JUGA: Pemda DKI Diminta Angkat 37 TLD jadi CPNS

Tapi, aksi nekat itu berakhir saat dibujuk petugas Satpol PP Kota Tangsel.  " Ayah galak, Ayah galak," terang Pipit saat turun dari tower pukul 10.15 kemarin
Setelah diamankan, Pipit dibawa ke Markas Polsek Ciputat untuk mendapat pembinaan

BACA JUGA: Bawa Narkoba, Wanita Kenya Ditangkap



Namun, pukul 11.00, Pipit keluar dari kantor polisi dengan alasan membeli makananTapi, bocah itu kembali menaiki tower di belakang kantor Polsek CiputatSaat di atas tower dengan ketinggian 20 meter Pipit berteriak-teriak meminta polisi menangkap orangtuanya karena sering memukulinya"Tangkap dulu bapak saya pak polisi baru saya mau turun,"cetusnya

Untungnya, Pipit berhasil dibujuk turun dari atas tower oleh anggota Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) UIN Syarif HidayatullahSelanjutnya, Pipit langsung dibawa ke Dinas Sosial Kota Tangsel
  
Sementara itu, Sumarni, orangtua Pipit mengaku putrinya itu sudah sering bertingkah hendak bunuh diriPasalnya, tidak hanya kali ini saja Pipit menaiki tower dan mengancam mengakhiri hidupnyaDia juga kerap naik ke atap rumah warga"Saya sudah capekKelakuan anak saya memang seperti itu," cetusnya(kin)

BACA ARTIKEL LAINNYA... 1 April, KRL Ekspres Singgah di Semua Stasiun


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler