Sering Ditolak Tapi Tetap Ngotot PDKT Napi Teroris

Kamis, 21 Januari 2016 – 20:41 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Saud Usman Nasution. Foto : Natalia Laurens/jpnn

jpnn.com - JAKARTA—Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Saud Usman Nasution mengatakan, pihaknya selama ini masih melakukan upaya deradikalisme pada napi kasus terorisme di lapas. Namun, diakuinya hal itu tidak mudah.

“Ini ada yang radikal sekali, mereka bisa sampai menolak kedatangan kami. Kalau kayak gitu kan kami tidak bisa paksa menemui,” ujar Saud usai mengikuti rapat kabinet terbatas di kompleks Istana Negara, Jakarta, Kamis (21/1).

BACA JUGA: Kejagung Kembali Periksa Saksi Kasus Mobile 8...Penetapan Tersangkanya Kapan?

Menurut data BNPT saat ini ada 215 napi kasus terorisme di 47 lapas di 13 provinsi di Indonesia. Meski terkadang ditolak BNPT tetap rutin datang ke lapas dan mencoba menemui para napi tersebut. 

Ia khawatir narapidana lain terpengaruh di penjara karena upaya deradikalisasi yang sulit dilakukan. Bahkan, ia mengatakan, perlu ada ahli yang bisa membantu mengubah mindset para narapidana kasus terorisme tersebut.

BACA JUGA: Honorer K2 Ogah Diurusi Pemda

“Kami ingin merebut hatinya. Jika sudah merebut hatinya, kami bisa ubah mindsetnya. Jadi kami libatkan pakar untuk cari solusi,” tandas mantan Kepala Divisi Humas Polri tersebut. (flo/jpnn)

BACA JUGA: Pak Jokowi, Ini Permintaan Masyarakat Aceh Singkil

BACA ARTIKEL LAINNYA... Produksi Gabah Petani Terancam Turun, Bulog Lakukan Ini


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler