Setelah Dipanggil BPK, Ahok Klaim Bisa Mengendalikan Diri

Selasa, 24 November 2015 – 14:23 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di BPK, Senin (23/11). FOTO: Andrian Gilang/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama biasanya tidak bisa mengendalikan emosi. Namun, sikap berbeda ditunjukan oleh pria yang akrab disapa Ahok ini usai dimintai keterangan di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Jakarta, Senin (23/11) terkait pembelian sebagian lahan RS Sumber Waras. 

Usai dimintai keterangan selama hampir 9 jam, Ahok terlihat santai ketika menjawab pertany‎aan wartawan. Mantan Bupati Belitung Timur ini mengaku sudah sembuh.

BACA JUGA: Awas! Koh Ahok Mau Pecat-pecatin Kepala Dinas Jumat Nanti

“Tapi buat yang suka ngata-ngatain saya, saya mau nasehatin 'Hey aku sudah sembuh ya. Sudah bisa mengendalikan diri keluar kata-kata toilet. Terima kasih,” kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, ‎Selasa (24/11). 

Menurut Ahok, apabila dirinya meledak-ledak di BPK RI dan menolak diperiksa,‎ maka dirinya bisa dianggap tidak kooperatif. Ia pun bisa dikenakan hukuman pidana. 

BACA JUGA: Polisi Turunkan 6000 Personil dan Kendaraan Watercannon

“Kalau dipidana DPRD akan memecat saya,” ‎ungkap mantan Bupati Belitung Timur ini. 

Seperti diberitakan, Ahok merasa senang menjalani pemeriksaan di BPK. Bahkan, ia mendapat banyak pelajaran dari proses permintaan keterangan yang dilakukan oleh BPK.

BACA JUGA: Siap-siap, Ditlantas Tertibkan Bus Kopaja dan Metromini

Adapun pelajaran yang didapat oleh Ahok mengenai sistem administrasi DKI yang buruk. Suami Veronica Tan ini mengaku, tidak mengetahui hal itu sebelumnya.(gil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dimintai Keterangan Selama Hampir 9 Jam di BPK, Ahok Minta Maaf


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler