Sidang Isbat: Posisi Hilal Sudah Memenuhi Kriteria

Rabu, 22 Maret 2023 – 20:36 WIB
Dokumentasi - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan posisi hilal menandai awal dimulainya ibadah puasa sudah memenuhi kriteria. Foto: Ricardo/jpnn.com

jpnn.com - JAKARTA - Kementerian Agama menetapkan awal Ramadan 1444 Hijriah dimulai Kamis (23/3).

Penetapan jadwal puasa ditetapkan setelah sidang isbat menilai posisi hilal di Indonesia sudah sesuai kriteria.

BACA JUGA: Hasil Pengamatan: Hilal Awal Ramadan tak Tampak di Daerah ini

Kriteria yang dimaksud sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS), sebagaimana dipedomani oleh Kemenag.

"Kesepakatan MABIMS menjadi pedoman untuk menetapkan awal bulan Kamariah," ujar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat memimpin sidang isbat penetapan awal Ramadhan di Jakarta, Rabu (22/3).

Menag mengatakan ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia sudah di atas ufuk.

BACA JUGA: Pemerintah Putuskan 1 Ramadan Jatuh pada Kamis Besok

Berkisar antara 6 derajat 46,2 menit sampai dengan 8 derajat 43,2 menit, dengan sudut elongasi antara 7,93 derajat sampai dengan 9,54 derajat.

Menurut kriteria baru MABIMS, imkanur rukyat dianggap memenuhi syarat apabila posisi hilal mencapai ketinggian 3 derajat dengan sudut elongasi 6,4 derajat.

Hal ini kemudian diperkuat dengan laporan rukyat.

BACA JUGA: Malam Pertama Ramadan Nanti, Sebaiknya Jangan Tinggalkan 3 Amalan Ini

Sejumlah perukyah melaporkan telah melihat hilal.

Untuk mengamati hilal awal ramadan, tim Kemenag melakukan rukyatul hilal pada 124 titik di 33 provinsi di tanah air.

"Dari 124 titik ada 12 perukyah yang melaporkan telah melihat hilal," kata Menag.

Yaqut berharap dengan hasil sidang isbat ini seluruh umat Islam Indonesia dapat menjalankan ibadah puasa bersama-sama.

"Ini bisa menjadi simbol kebersamaan umat Islam Indonesia. Kebersamaan ini semoga juga menjadi wujud sebagai anak bangsa menatap masa depan yang lebih baik," ucapnya.

Pemerintah sebelumnya menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1444 Hijriah/2023 Masehi jatuh pada Kamis (23/3), seusai diputuskan melalui sidang isbat pada Rabu di Gedung Kemenag RI, Jakarta.

Dengan penetapan itu maka umat Islam di Indonesia dapat melaksanakan salat Tarawih pada Rabu malam.

Sidang isbat diikuti sejumlah perwakilan organisasi keagamaan, ahli astronomi, serta tamu undangan lainnya. (Antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sore Ini, Kemenag Laksanakan Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan


Redaktur & Reporter : Kennorton Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler