Simak Imbauan BPN Agar Terhindar Ulah Mafia Tanah

Jumat, 19 Februari 2021 – 19:46 WIB
Dirjen Penanganan Masalah Agraria, Pemanfaatan Ruang, dan Tanah Kementerian ATR/BPN Agus Wijayanto saat menunjukan barang bukti di Polda Metro Jaya, Jumat (19/2). Foto: Fransiskus Adryanto Pratama/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pejabat Kementerian ATR/BPN mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap ulah para mafia tanah seperti yang dialami orang tua Dino Patti Djalal, Zurni Hasyim Djalal.

Hal itu disampaikan Dirjen Penanganan Masalah Agraria, Pemanfaatan Ruang, dan Tanah Kementerian ATR/BPN Agus Wijayanto di Mapolda Metro Jaya, Jumat (19/2).

BACA JUGA: Gulung Mafia Tanah, Irjen Fadil Beber Dalang Penjarah Aset Ibunda Dino Patti Djalal

Agus juga meminta masyarakat menjaga dengan baik sertifikat hak atas tanah maupun bangunan yang dimiliki.

"Jangan mudah untuk menyerahkan sertifikat hak milik kepada calon pembeli," kata Agus saat menghadiri konferensi pers pengungkapan kasus mafia tanah bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran.

BACA JUGA: Polri Tak Ingin Kasus di Astanaanyar Terulang Lagi, Lihat Itu Foto Kompol Yuni Purwanti

Selain itu, kata Agus, masyarakat juga harus selektif dalam memilih notaris yang akan mengurus proses jual beli asetnya.

Kemudian, bagi masyarakat yang ingin membeli tanah maupun properti juga harus memastikan lahan yang akan dibeli tidak bermasalah.

BACA JUGA: Kompol Handres Beber Kronologis Penangkapan Mbak AM yang Tawarkan Jasa Melalui Medsos

"Cek dulu sertifikatnya apakah bermasalah atau tidak," ujar Agus.

Pihaknya juga mengingatkan dalam melakukan pengalihan hak atas tanah dan bangunan, prosesnya juga harus dilakukan secara benar.

"Peralihan hak juga harus dilakukan pengecekan sertifikat di kantor pertahanan," katanya.

Agus menambahkan, dalam waktu dekat BPN akan meluncurkan program digitalisasi pelayanan agar sertifikat tanah tidak mudah dipalsukan oleh para mafia tanah.

"Sertifikat itu yang utamanya adalah yang ada di dalam data. Namun demikian, kami akan terus bekerja sama di dalam penanganan kasus-kasus pertahanan yang terindikasi mafia tanah," pungkas Agus.(cr3/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Fransiskus Adryanto Pratama

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler