Singgung PPHN dalam Sidang Tahunan MPR 2022, Jokowi Berkata Begini

Selasa, 16 Agustus 2022 – 22:50 WIB
Presiden Jokowi, Ketua MPR Bambang Soesatyo, dan Ketua DPR Puan Maharani saat Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD 2022 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8). Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, KEBAYORAN BARU - Presiden Jokowi berharap semua lembaga negara ikut membangun demokrasi dan memperkokoh ideologi bangsa. 

Jokowi mengapresiasi kinerja dan upaya MPR dalam mendorong pengamalan Pancasila, mengkaji substansi dan bentuk hukum Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN), serta menggagas kerja sama internasional dalam mengatasi permasalahan global. 

BACA JUGA: Bamsoet Dorong Hipmi Wujudkan Sejuta Wirausaha Baru, Begini Caranya

“Saya berharap dukungan dari semua lembaga negara untuk menjaga dan membangun demokrasi di negeri tercinta ini untuk memperkokoh ideologi bangsa,” kata Jokowi.

Hal itu dikatakannya dalam pidato pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD dalam rangka HUT Ke-77 RI di Ruang Sidang Paripurna, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (16/8).

BACA JUGA: Bamsoet Tetapkan Sidang Tahunan MPR Bersama DPR dan DPD Digelar Besok

Dalam pidato pengantar sidang tahunan MPR, Ketua MPR Bambang Soesatyo menyebutkan vaksinasi ideologi berupa sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika atau lebih dikenal istilah Empat Pilar.

Selain itu, Bamsoet, sapaan Bambang Soesatyo, juga menyebutkan Rapat Gabungan Pimpinan MPR dengan Pimpinan Fraksi dan Kelompok DPD secara aklamasi menerima hasil kajian substansi dan bentuk hukum PPHN. 

BACA JUGA: Bamsoet Ucapkan Selamat kepada Peraih Penghargaan Achmad Bakrie 2022

Sebagai tindak lanjut, pada awal September 2022, MPR menyelenggarakan sidang paripurna dengan agenda pembentukan panitia ad hoc setelah mendengarkan pandangan umum fraksi dan kelompok DPD. 

Presiden Jokowi mengapresiasi upaya MPR ini dan kinerja lembaga negara lain. 

“Dukungan DPR dalam menghadapi krisis kesehatan dan perekonomian sangat membantu pemerintah. DPR mendukung beberapa transformasi besar, antara lain, UU IKN dan Harmonisasi Peraturan Perpajakan serta UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual,” kata Jokowi.

Sementara itu, Jokowi mengatakan, sesuai kewenangannya, DPD telah ikut berperan dalam penyusunan beberapa rancangan undang-undang, terutama terkait otonomi khusus dan pembentukan provinsi baru. 

Presiden juga mengapresiasi Mahkamah Agung yang meningkatkan kualitas penyelesaian perkara. 

“MA terus mengedepankan keadilan restoratif. MA juga telah meningkatkan akses pelayanan hukum yang berkeadilan bagi masyarakat,” ujarnya.

Presiden menyebutkan MK juga telah meningkatkan pelayanan penegakan konstitusi secara efektif. 

“Sistem peradilan berbasis elektronik semakin memudahkan akses masyarakat. Peran MK sebagai tuan rumah rumah Kongres MK sedunia, juga patut diapresiasi,” tutur Presiden.

Apresiasi yang sama disampaikan untuk Komisi Yudisial yang telah memberikan layanan prima dalam mengawal peradilan yang bersih dan berwibawa. Penanganan laporan terkait lembaga peradilan telah mampu memberikan rasa keadilan kepada masyarakat. 

Jokowi mengatakan BPK telah menjaga sinergi antara kualitas tata kelola keuangan negara dan fleksibilitas dalam menghadapi krisis. 

Rencana penyelenggaraan Supreme Audit Institution (SAI)-20 juga makin memperkokoh kepemimpinan Indonesia di G20.

“Terima kasih kepada Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan. Terima kasih kepada Komisi Pemberantasan Korupsi dan Ombudsman RI, kepada Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilihan Umum, Komnas HAM, dan lembaga nasional lain,” kata Jokowi. (mrk/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur : Tarmizi Hamdi
Reporter : Tarmizi Hamdi, Tarmizi Hamdi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler