Siswa SMP dan SMA Pribadi Bandung Menyabet 6 Medali KSN 2020

Minggu, 08 November 2020 – 14:47 WIB
Para Siswa Sekolah Pribadi Bandung Peraih Medali KSN 2020. Foto: Humas Sekolah Pribadi Bandung

jpnn.com, JAKARTA - Kompetisi Sains Nasional (KSN) tingkat SMA telah digelar pada 12 – 16 Oktober 2020 ,diikuti 898 peserta.

Kemudian dilanjutkan tingkat SMP pada 1 – 6 November 2020 diikuti 204 peserta dari 34 provinsi.

BACA JUGA: 2 Siswa SMP Cahaya Rancamaya Meraih Medali KSN 2020

Kegiatan KSN yang sebelumnya dikenal dengan Olimpiade Sains nasional (OSN), kali ini digelar dalam moda daring dibawah prakarsa Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidkan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

SMP dan SMA Pribadi Bandung yang masuk dalam kontingen Provinsi Jawa Barat telah berhasil menyabet 6 medali dengan rincian 1 medali emas bidang IPS, 2 medali perak pada bidang IPA dan Biologi.

BACA JUGA: Siswa Fatih Bilingual School Mempersembahkan Emas Pertama Aceh dari KSN 2020 IPA SMP

Tiga medali perunggu yaitu bidang Matematika, Fisika, dan Astronomi.

Tidak ketinggalan SD Pribadi Bandung tahun ini berhasil menyabet Peringkat 2 nasional pada ajang KIHAJAR STEM 2020.

BACA JUGA: Mekanisme Penyaluran Dana BOS Madrasah Diubah

Para Siswa Sekolah Pribadi Bandung Peraih Medali KSN 2020. Foto: Humas Sekolah Pribadi Bandung

Kegiatan KIHAJAR STEM 2020 tingkat SD diikuti 11.765 peserta dari 34 provinsi dengan rangkaian kegiatan yang telah dimulai sejak 9 Agustus 2020 dan ditutup dengan final pada 4 Oktober 2020.

Adapun para siswa berprestasi tersebut adalah Shafwaan Erythrina Budiawan meraih peringkat 2 Video STEM KIHAJAR 2020 jenjang SD.

Nareswari Tarisa Kirana meraih medali emas KSN SMP 2020 bidang IPS.

Farel Ahmad Azzikri mendapatkan medali perak bidang IPA di KSN SMP 2020. Muhammad Aimar meraih medali perak bidang Biologi KSN SMA 2020.

Selanjutnya Nazma Aliya Zahira menyumbang perunggu dalam bidang Matematika KSN SMP 2020.

Muhammad Adam Nurkholis dalam Fisika KSN SMA 2020 mendapatkan medali perunggu. Sedangkan Aggy Anugrah Sakti mendapatkan perunggu bidang Astronomi KSN SMA 2020.

Kepala SMA Pribadi Bandung Rahmat Hidayat mengungkapkan kegembiraannya.

Tujuh medali ini bukanlah sekadar capaian prestasi yang biasa, karena semua terjadi di tengah pandemi.

"Kami di sekolah tentu merasa kesulitan untuk melakukan berbagai kegiatan pelatihan untuk siswa-siswi karena kondisi sekolah tutup atau lockdown. Meski daring kami berusaha memotivasi siswa-siswi untuk rajin berlatih dan mengikuti berbagai kegiatan yang kami berikan," kata Rahmat dalam keterangannya, Minggu (8/11).

Sejatinya, para guru merasa kasihan kepada siswa-siswi yang ikut kompetisi ini. Berkat dukungan orang tua serta semangat siswa membuat proses belajar lebih mudah.

Dia berharap, prestasi kali ini menjadi bukti bahwa insan pendidikan di Sekolah Pribadi cepat beradaptasi dengan kondisi pandemi sekalipun dan bangkit serta berkarya seperti sedia kala.

Kegiatan seleksi bertahap sejak 10 Maret 2020 yang telah diselenggarakan pada tingkat kota oleh Dinas Pendidkan Bandung dan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

Dilanjutkan pada seleksi tingkat provinsi oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

Dalam mengukir prestasi, tentu sekolah memiliki rangkaian program khusus untuk mempersiapkan dan menentukan target yang terarah.

Program-program yang dimaksud merupakan metode yang diterapkan di Sekolah Pribadi Bandung.

Ridho Anwar Tumbuan, B.Sc selaku Koordinator Kompetisi Sekolah Pribadi Bandung menjelaskan, mereka memiliki program tahap seleksi tim olimpiade yang dibuka untuk seluruh siswa di setiap tahunnya.

Dari hasil seleksi tersebut siswa-siswi terpilih akan mendapatkan program pengembangan olimpiade yang meliputi program belajar belajar mandiri, peer tutoring, program pengembangan dan pelatihan olimpiade yang dilakukan oleh konsultan olimpiade Eduversal. Di mana total waktu selama 7 minggu dalam setahun yang dilakukan 3 tahap.

"Pada prinsipnya semua sekolah berpeluang mengupayakan siswa-siswi berprestasi di bidang olimpiade dengan penyediaan program sistematis yang dioperasikan oleh guru yang berdedikasi tinggi, dan tentunya mendapatkan dukungan dari manajemen sekolah," pungkas Ridho. (esy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler