Soal Citibank, DPR Simpulkan Pengawasan BI Lemah

Kamis, 07 April 2011 – 06:59 WIB

JAKARTA - Komisi XI DPR akhirnya menyimpulkan tiga masalah pokok yang akan didalami lebih lanjut terkait dengan masalah CitibankTiga masalah pokok dimaksud, sebagaimana yang disebut oleh Wakil Ketua Komisi XI DPR, Harry Azhar Aziz, ditetapkan melalui rapat internal Komisi XI, yang digelar usai rapat dengan Bank Indonesia, Kepolisian dan Citibank.

"Tiga masalah pokok yang disimpulkan Komisi XI DPR terkait kasus Citibank

BACA JUGA: Pramono Minta Marzuki Tak Seret DPR Lama

Pertama, ada masalah dengan fungsi-fungsi pengawasan Bank Indonesia yang dirasa sangat lemah terhadap bank asing yang membuka cabang di Indonesia," kata Harry Azhar Azis, di gedung DPR, Senayan Jakarta, Rabu (6/4).

Kedua, lanjutnya, akibat dari lemahnya fungsi pengawasan BI itu, dengan sangat mudah terjadi pembobolan dana nasabah dalam jumlah yang sangat signifikan.

Masih terkait dengan lemahnya kontrol BI, kesimpulan ketiga terindikasi bahwa Citibank telah menggunakan cara-caranya sendiri dalam menyelesaikan masalahnya dengan nasabah hingga mengakibatkan kematian nasabah Citibank, imbuh Harry Azhar Azis.

Sementara itu, anggota Komisi XI dari F-PAN, Laurens Bahang Dama, menambahkan juga ada beberapa rekomendasi yang akan disampaikan oleh Komisi XI besok setelah dilaksanakannya Rapat Paripurna dan pembahasannya dilakukan secara tertutup
"Komisi XI akan merekomendasikan BI untuk melihat praktek keseluruhan perbankan dan pelanggaran perbankan yang terjadi," katanya.

Mesti Komisi XI telah merumuskan tiga masalah pokok, Komisi XI juga bersepakat untuk mengeluarkan  rekomendasi kepada untuk BI segera membekukan operasi Citibank di Indonesia, imbuh Laurens

BACA JUGA: Semua Timses Calon Lakukan Serangan Fajar

BACA JUGA: Marzuki Alie Tak Mau Disalahkan

(fas/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sengketa Pemilukada Tapteng Diputus Senin


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler