Soal Kasus Brigadir J, Mahfud MD Sentil DPR, Trimedya Balas Pakai Diksi Gue

Selasa, 09 Agustus 2022 – 17:29 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD sentil DPR. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Trimedya Panjaitan angkat bicara menanggapi pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD yang mengesankan legislatif diam menyikapi kasus kematian Brigadir J.

Trimedya tentu merasa tidak terima DPR dituding diam selama kasus tewasnya anggota Brimob itu agar dibuka transparan dan akuntabel.

BACA JUGA: Dahlan Iskan Menelepon Mahfud MD, Beginikah Nasib Irjen Ferdy Sambo? Hmmm

Legislator Fraksi PDI Perjuangan itu sejak kasus diumumkan polisi pada Senin (11/7) lalu, dirinya langsung menyoroti perkara tersebut.

"Hari Selasa (12/8) gue udah bunyi terus begitu, loh," ujar Trimedya saat dihubungi, Selasa (9/8).

BACA JUGA: Wanti-Wanti Puan Soal Kasus Kematian Brigadir J, Singgung Ketidakpercayaan ke Polri

Dia mengatakan bahwa sejak kasus diumumkan terbuka pada Senin bulan lalu, langsung mengusulkan tiga hal kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Misalnya, Trimedya pernah mengusulkan pembentukan tim independen demi mengungkap kematian Brigadir J.

BACA JUGA: DPR Enggak Mau Offside soal Tewasnya Brigadir J, Sindir Komnas HAM

Selain itu, dia juga meminta berkasa penyelidikan diambil alih Mabes Polri bukan ditangani oleh Polres Jaksel atau Polda Metro Jaya.

"Sampai terakhir gue mengusulkan supaya sebelum 17 agustus sudah P21," ujar Trimedya.

Pendiri Serikat Pengacara Indonesia (SPI) itu pun merasa terkejut membaca pemberitaan dari pernyataan Mahfud yang menggiring opini DPR diam selama kasus tewasnya Brigadir J.

"Jadi kalau Pak Mahfud bilang DPR enggak bunyi, dia (Mahfud, red) seharusnya lihat dHulu pemberitaan. Kaget juga gue dia bilang begitu," ujar Trimedya.

Menurut dia, Mahfud tidak bisa menyamaratakan DPR secara instansi diam ketika hanya dirinya yang vokal membahas kasus Brigadir J.

"Jadi jangan menggeneralisasi, gue masih bicara sampai 12 hari kasusnya. Cuma dari situ gue reses, ke kampung-kampung," keluh Trimedya.

Sebelumnya, Mahfud dalam sebuah wawancara dengan sebuah stasiun televisi menyoroti sikap pasif DPR dalam kasus tewasnya Brigadir J.

Menurut dia, biasanya DPR sudah sibuk memanggil berbagai pihak untuk meminta kejelasan dari Polri dalam kasus tewasnya ajudan Irjen Ferdy Sambo itu.

Terlebih, Mahfud menambahkan pengungkapan kasus tewasnya Brigadir J terdapat kendala berupa psikopolitis.

"Selama ini, misalnya, saya katakan psikopolitisnya. Semua heran kenapa kok DPR semua diam ini kan kasus besar, biasanya kan ada apa, paling ramai manggil, ini mana enggak ada tuh," ujar Mahfud. (ast/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mahfud MD Dapat Info soal Irjen Ferdy Sambo, Singgung Istilah Cawe-Cawe


Redaktur : M. Rasyid Ridha
Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler