jpnn.com - SOLO - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo merespons soal sanksi yang diberikan DPP PDIP terhadap Ketua DPC PDIP Surakarta FX Hadi Rudyatmo alias Rudy.
"Yang penting antarpendukung jangan saling menjelek-jelekkan orang," kata Ganjar di Solo, Jateng, Senin (31/10).
BACA JUGA: Tekan Angka Pernikahan Dini, Pak Ganjar Kampanyekan Jo Kawin Bocah kepada Ribuan Pelajar
Selain antarpendukung, Ganjar juga meminta agar tidak ada sikap saling menjelekkan antartokoh, partai, maupun lembaga.
Dengan demikian, tidak ada contoh buruk yang diperlihatkan partai politik kepada masyarakat luas sehingga kontestasi bisa mengedukasi biar tak tambah panas.
BACA JUGA: Sanksi PDIP untuk Ganjar & FX Rudy Dinilai Cuma Strategi Meraih Simpati Publik
DPP PDIP memberikan sanksi berupa peringatan keras kepada Rudy karena secara terbuka memberikan dukungan kepada Ganjar Pranowo sebagai bakal capres pada Pemilu 2024.
Rudy mengatakan baru pertama kali mendapat sanksi selama dirinya bersama PDIP sejak 45 tahun lalu.
BACA JUGA: Setelah Ganjar, Giliran FX Rudy Dipanggil ke DPP PDIP Demi Klarifikasi
Meski mendapat sanksi, Rudy mengatakan akan tetap tegak lurus patuh pada instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, termasuk terkait pencalonan presiden.
Rudy pun menyerahkan sepenuhnya soal pencalonan presiden pada ketua umum partai.
"Sebelumnya, kan, saya bilang kalau Ganjar maju dengan rekomendasi dari ketua umum, akan saya dukung 1.000 persen. Kan nek ora didukung ra entuk rekomendasi (Kan kalau enggak didukung artinya tidak dapat rekomendasi)," katanya. (antara/jpnn)
Simak! Video Pilihan Redaksi:
Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi