Sosok Ini Dianggap Sedang Cari Muka, Tidak Etis Memberi Dukungan kepada Kapolri di DPR

Rabu, 24 Agustus 2022 – 14:27 WIB
Ketua Umum Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (Sepmi) Imanuddin menilai aksi demonstrasi yang dilakukan Haris Pertama yang mengatasnamakan DPP KNPI di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (24/8), terlalu berlebihan. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (Sepmi) Imaduddin menilai aksi demonstrasi yang dilakukan Haris Pertama yang mengatasnamakan DPP KNPI di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (24/8), terlalu berlebihan.

“Kami menyayangkan sikap Haris Pertama yang membawa KNPI untuk demo dukungan seolah cari muka dengan membawa massa demonstrasi," kata dia dalam keterangannya, Rabu (23/8).

BACA JUGA: Jawaban Kapolri soal Motif Pembunuhan Brigadir J, Oh Begitu, Bikin Bergeleng

Menurut Imaduddin, gerakan tersebut seperti lembaga taktis yang cenderung melakukan politik transaksional dan cari muka.

“Harusnya Haris cukup statement di media untuk menunjukkan pandangannya secara profesional agar tidak menurunkan kelas DPP KNPI," imbuh Imaduddin.

BACA JUGA: Menurut Irma, Ini Momen Berkesan Saat Acara Wisuda Almarhum Brigadir J

Menurut Immaduddin, sikap Haris ini seolah hanya merendahkan martabat institusi KNPI dan membuat malu pimpinan OKP yang berhimpun di dalamnya.

Selain itu, Haris tidak memberikan contoh yang baik bagi pemuda Indonesia dalam berproses di DPP KNPI.

BACA JUGA: Jenderal Purnawirawan Sentil Kapolri di DPR: Saya Ini 3 Tahun Instruktur di Brimob, Pak

"Tidak elegan sebagai orang yang mengaku Ketum KNPI, tetapi gerakannya hanya memberikan contoh gerak demo dukungan yang seolah hanya menjatuhkan nama institusi tingkat pusat KNPI,” lanjut Imaduddin.

Immaduddin menilai saat ini Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah bekerja secara profesional.

Namun, dengan adanya demo dukungan itu, seolah membenturkan DPR dengan Polri, sehingga hal ini yang menyeret martabat institusi DPP KNPI pada kemunduran dan kesesatan alur berpikir.

“Kami tahu DPR dan Polri itu adalah mitra profesional dalam penegakan hukum dengan prinsip check and Balance, jadi, jangan disesatkan alur pikirnya seolah DPR akan menghakimi Kapolri,” kata Imaduddin. (tan/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kapolri Ungkap Pengambil CCTV di Dekat Rumah Irjen Ferdy Sambo, Ternyata


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler