Status Gunung Agung Ditingkatkan ke Level Awas

Jumat, 22 September 2017 – 21:42 WIB
Warga yang mengungsi melihat Gunung Agung di Pos Pemantau Rendang. Foto: Mistahudin Halim/Radar Bali

jpnn.com, BALI - PVMBG meningkatkan status Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, ke level IV atau Awas.

Peningkatan dilakukan setelah adanya kenaikan aktivitas vulkanik dari kegempaan pada gunung tertinggi di Pulau Dewata itu.

BACA JUGA: Jangan Percaya Isu Rudal Nyasar ke Kuil

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, awas adalah level tertinggi dalam status gunung api.

Status Awas berlaku terhitung mulai tanggal Jumat (22/9) pukul 20.30 Wita.

BACA JUGA: BPHN Ajak Masyarakat Proaktif Lindungi Anak dan Cegah KDRT

PVMBG merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki, pengunjung, wisatawan agar tidak beraktivitas, tidak melakukan pendakian dan tidak berkemah di dalam area kawah Gunung Agung dan di seluruh area di dalam radius 9 kilometer dari kawah puncak gunung.

Kemudian dilakukan perluasan sektoral ke arah Utara, Timur Laut, Tenggara dan Selatan-Barat daya sejauh 12 kilometer.

BACA JUGA: Korban Pil PCC Harus Jalani Rehabilitasi

"Di dalam radius ini tidak boleh ada wisatawan atau aktivitas masyarakat di dalamnya," ucap Sutopo, Jumat malam.

Kepala PVMBG telah melaporkan kenaikan status Awas tersebut kepada Kepala BNPB, BPBD Provinsi Bali dan BPBD kabupaten di sekitar Gunung Agung untuk diambil antisipasi.

Implikasi perluasan daerah zona berbahaya adalah bertambahnya pengungsi.

Dikatakan Sutopo, BNPB dan BPBD akan mengambil langkah-langkah penanganan antisipasi menghadapi letusan dan penanganan pengungsi terkait dengan peningkatan status Awas dari Gunung Agung.

"Kepala BNPB bersama pejabat terkait telah berada di Bali untuk berkoordinasi dengan Gubernur Bali dan Bupati terkait. Posko nasional segera diaktivasi untuk memberikan pendampingan pemerintah daerah," jelas dia.

Selain itu, bantuan logistik dan peralatan segera didorong ke titik-titik pengungsian.

Rapat koordinasi antar kementerian, lembaga dan unsur lainnya akan segera dilakukan.

BNPB dan BPBD juga sedang menyiapkan rambu-rambu jarak radius yang akan segera dipasang di tempat-tempat strategis agar masyarakat dapat mengetahui posisi di radius aman atau berbahaya.

"Masyarakat dihimbau untuk tenang. Jangan terpancing pada isu-isu yang menyesatkan. Hingga saat ini Gunung Agung belum meletus. Pemantauan diintensifkan," pungkas Sutopo.(fat/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kok Surat Pansus Angket KPK Belum Dibahas Pimpinan DPR?


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler