Status Siaga Anak Krakatau, Wisatawan Tidak Terpengaruh

Rabu, 05 Oktober 2011 – 05:15 WIB

SERANG - Ketua Pengusaha Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang Provinsi Banten, Hardomo menanggapi peningkatan status siaga Gunung Anak Krakatau mengaku belum mengetahuinyaKendati begitu, dia mengatakan, peningkatan status gunung itu tidak berpengaruh baik bagi pengusaha hotel maupun para pengunjung

BACA JUGA: Anak Krakatau Semburkan 10 Gas Beracun



”Kami sudah terbiasa dengan informasi kondisi Gunung Anak Krakatau
Lagipula ada batasan daerah bahaya dikunjungi

BACA JUGA: Pemda Manipulasi Data PNS untuk Raup DAU

Pengunjung kita juga tidak ada yang berwisata ke Pulau Krakatau,” terangnya, Selasa (4/10)


Dia mengaku pada akhir pekan kemarin, kondisi hunian hotel di sepanjang Pantai Anyer, Kabupaten Serang dan Carita, Kabupaten Pandeglang normal

BACA JUGA: Nuh Tanpa Persiapan Hadapi Kongres IKA ITS



Hal itu katanya, selain karena informasi peningkatan status Gunung Anak Krakatau baru, juga dikarenakan tanda-tanda aktivitas gunung yang terpantau dari pesisir pantai itu tak ada perbedaan”Biasanya ada pertanyaan dari para pengunjung hotel, tentang kondisi Gunung Anak KrakatauLagipula memang tidak ada letusan atau kepulan asap sama sekali yang terlihat dari sini,” cetusnya juga

Ditanya fenomena selama ini, Hardomo menyebutkan, meski Gunung Anak Krakatau sempat membuat resah para tamu pada awal 2011 lalu namun tidak sampai membatalkan kunjungan ke Pantai Anyer-Carita”Bahkan untuk boking hotel masih tetap tinggi, walaupun sejumlah tamu yang mempersingkat kunjungannya,” ungkapnya juga

Bahkan, tamu asing atau mancanegara malah tertarik dengan aktivitas Gunung Anak KrakatauKendati begitu, dia berharap informasi tentang peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau dilakukan dengan perhitungan yang benar

Sementara itu, Ade Mulyawan, warga Pantai Anyer mengaku aktivvitas Gunung Anak Krakatau hingga kini belum dirasakan warga di sekitar pantai wisata tersebut”Ya memang Minggu malam ada dentuman keras dari arah lautSemua warga mendengar tapi kami tidak khwatir,” ungkapnya.

Ade mengaku, dirinya dan warga di sekitar Pantai Anyer-Carita sudah terbiasa menghadapi aktivitas Gunung Anak Krakatau”Sebelum lebaran bahkan banyak dentuman Gunung Anak Krakatau dan debunya juga sudah sampai rumah wargaTapi sedikit warga yang mengungsi,” ungkapnya juga(bud)

BACA ARTIKEL LAINNYA... ICW: Mendiknas Layak Direshuffle


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler