Stres Dalam Keluarga Bisa Bikin Anak Obesitas

Selasa, 12 Mei 2015 – 11:06 WIB

jpnn.com - LONDON- Para orang tua kini harus lebih pintar mengatur emosinya. Jangan sampai terbelit stres akut dalam rumah tangga. Pasalnya, hal itu bisa menimbulkan kegemukan pada sang anak.

Penelitian Universitas Houston menganalisis data dari lebih dari 4.700 remaja Amerika yang lahir antara tahun 1975-1990. Penelitian dilakukan untuk menilai efek dari tiga sumber tertentu stres keluarga. Yakni, masalah keuangan, kesehatan ibu yang buruk dan gangguan keluarga.

BACA JUGA: Begini Cara Mencegah Batu Ginjal

"Mengalami stres keluarga berulang kali sepanjang waktu dikaitkan dengan kelebihan berat badan atau obesitas pada saat gadis remaja berusia 18 tahun," kata penulis studi Daphne Hernandez, seperti dilansir laman Health, Senin (11/5).

Kesehatan seorang ibu yang buruk dikaitkan dengan kelebihan berat badan atau obesitas pada anak laki-laki pada saat mereka berusia 18 tahun. Secara keseluruhan, temuan ini menunjukkan, remaja perempuan dan laki-laki memiliki respon yang berbeda terhadap stres.

BACA JUGA: Duh! Pengobatan tak Bisa Sembuhkan Osteoartritis, tapi...

“Penelitian ini memperluas pengetahuan kita tentang stres dan obesitas dengan berfokus pada lingkungan keluarga dari waktu ke waktu. Dengan mengetahui jenis stres yang memengaruhi berat badan remaja perempuan dan laki-laki, kita bisa menyesuaikan layanan sosial tertentu untuk dimasukkan dalam program pencegahan obesitas," kata Hernandez.

Saat ini, program pencegahan obesitas berbasis sekolah fokus pada pola makan sehat dan olahraga yang memiliki hasil positif bersifat jangka pendek.

BACA JUGA: Penyakit Degeneratif Mulai Menyerang Usia Muda, Apa Pemicunya?

"Program-program ini perlu mengambil pendekatan yang lebih luas untuk memerangi obesitas dengan membantu keluarga yang mengalami stres dengan memberi bantuan seperti program kesehatan mental, bantuan keuangan atau konseling keluarga," jelas Hernandez. (fny/jpnn)

 

 

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Waspadalah! Kebotakan Bisa Menimbulkan Kematian


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler