Sukseskan Program Kartu Prakerja, Bencoolen Coffe Gagas Warung Kopi Digital di Setiap Desa

Senin, 07 September 2020 – 15:20 WIB
Jaringan pengusaha kopi nusantara dengan merek Bencoolen Coffe menawarkan program prakerja dengan melatih anak muda menjadi barista dan pengusaha warung kopi. Foto: dok pribadi for JPNN

jpnn.com, BENGKULU - Gelombang 7 Kartu Prakerja dari pemerintah sudah dibuka pada Kamis siang, 3 September 2020. Sama seperti periode sebelumnya, dipastikan akan ada jutaan pelamar pada gelombang 7 Kartu Prakerja, berebut sekitar 800 ribu quota dari pemerintah untuk kesempatan pengembangan diri gratis.

Salah satu tujuan pemerintah Indonesia menerbitkan program Kartu Prakerja adalah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Guna menjawab harapan pemerintah itu, Bencoolen Coffee muncul dengan gagasan Warung Kopi Digital di setiap desa.

BACA JUGA: Peminat Kartu Prakerja Meningkat, Pemerintah Bakal Tambah Jenis Pelatihan

Inisiasi ini cocok pula dengan kondisi saat ini karena wabah virus corona membuat banyak orang sulit keluar jauh dari desa tempat tinggal mereka. Keberadaan Warung Kopi Digital juga diharapkan bisa membantu murid sekolah dengan penyediaan Wi-Fi di warung kopi tersebut.

“Seperti kita tahu di masa pandemi ini banyak terjadi pemutusan hubungan kerja, maka di sinilah kita bisa melatih warga untuk bisa membuka lapangan kerja sendiri, seperti halnya membuka kedai kopi,” ungkap Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah.

BACA JUGA: Ikhtiar Pemerintah Bantu Pekerja Terkena PHK Lewat Kartu Prakerja Semi-Bansos

Namanya juga Warung Kopi Digital, maka kedai kopi yang digagas Bencoolen Coffee ini akan dikembangkan untuk PPOB, layanan keuangan digital, QRIS, dan peluang perdagangan ekonomi desa, yang akan meningkatkan sumber pendapatan dan menjadi tempat komunikasi juga koordinasi yang efektik dengan jaringan Wi-Fi bersama.

Bencoolen Coffee telah bekerja sama dengan QRIS, sehingga semua mitra Bencoolen Coffe akan otomatis menjadi Agen QRIS Bencoolen Coffee. Dengan begitu, seluruh konsumen dapat melakukan pembayaran transaksi di kedai milik mitra Bencoolen Coffee dengan lebih mudah dan bisa menggunakan pembayaran non tunai.

BACA JUGA: Gelombang 5 Kartu Prakerja, Bencoolen Coffe Gelar Pelatihan Barista secara Virtual

Mitra Bencoolen Coffee sebagai agen QRIS pun akan mendapatkan keuntungan dari setiap transaksi digital QRIS. QRIS bisa menerima pembayaran dari OVO, Dana, Linkaja, atau bahkan beberapa mobile banking yang sudah memiliki QR scanner.

Keberadaan warung kopi digital ini juga ditargetkan bisa membantu desa-desa di Indonesia yang masih sulit dengan akses internet. Sebab Wi-Fi bersama yang ada di Warung Kopi Digital bisa dimanfaatkan oleh murid-murid sekolah yang kehabisan kuota untuk belajar online.

Hanya dengan pembelian minuman kopi minimal Rp.10 ribu, konsumen Bencoolen Coffee bisa sepuasnya menikmati Wi-Fi bersama tanpa batas waktu.

Pada gelombang 7 Kartu Prakerja, Bencoolen Coffee menargetkan bisa membangun satu Warung Kopi Digital di satu desa. Masyarakat yang ingin mendirikan Warung Kopi Digital ini pun tak perlu gelisah dengan modal usaha yang harus dirogoh karena bisa dimulai dari modal Rp 5 juta saja.

Usaha minuman kopi yang tengah digemari oleh masyarakat luas menjadi salah satu alasan mengapa usaha Kopi Kekinian akan menjadi pilihan yang paling bagus untuk berwirausaha.

Bagi masyarakat yang sudah mendapatkan fasilitas Kartu Prakerja atau yang sedang mengajukan permohonan gelombang 7 Kartu Prakerja, pastikan membuka usaha kopi Bencoolen Coffee ada dalam daftar program yang akan diikuti. Lebih detail tentang Bencoolen Coffee bisa dilihat di https://bencoolencoffee.com/. (dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler