Suns Membayar Kegagalan

Kamis, 22 April 2010 – 13:21 WIB
PHOENIX - Phoenix Suns lepas dari kesulitanMereka tidak mengulangi kesalahan di game pertama ronde pertama playoff NBA, saat dibungkam Portland Trail Blazers di kandang sendiri

BACA JUGA: Bayern Menang Tipis atas Lyon

Suns menjinakkan Blazers 119-90 di laga kedua yang masih berlangsung di US Airways Center, Phoenix, Rabu (21/4) kemarin WIB.

Kedudukan kini menjadi imbang 1-1 dalam format the best of seven
Sementara, game ketiga sendiri akan berlangsung di markas Blazers, Rose Garden, Portland, Jumat (23/4) WIB.

Strategi run and gun yang menjadi ciri khas Suns memberikan bencana bagi Blazers

BACA JUGA: Lloris Diharapkan Meredam Robben

Strategi tersebut bisa diredam oleh pertahanan Blazers di game pertama
Tapi kali ini, strategi yang sama diterapkan lebih efektif oleh Suns.

Guard Jason Richardson mengemas 29 poin, sementara forward Grant Hill yang memasukkan 10 dari 11 kesempatan tembakan, menyumbang 20 poin

BACA JUGA: Kejuaraan Dunia Kembali ke Wembley

Lantas, juga ada Amare Stoudemire yang mencetak 18 angka.

Point guard Suns, Steve Nash, menjadi otak kemenangan dengan kepiawaiannya mengatur tempoNash membuat 13 poin dan 16 assist"Kami hanya lebih agresif mendapatkan bola dan terus bergerak, sehingga mereka tidak nyamanMereka juga sulit mengembangkan pertahanan zona yang mereka terapkan seperti biasanya," kata Nash.

Pelatih Suns, Alvin Gentry, melakukan perubahan dengan menugaskan Hill menjaga point guard Blazers, Andre MillerPerubahan strategi tersebut terbukti ampuhMiller dibuat tidak berkutik dan hanya membuat 12 poin setelah di game pertama mencetak 31 poinMartel Webster menjadi penyumbang angka terbanyak Blazers dengan 16 poin.

"Saya tidak tahu bagaimana Grant menjaganyaGrant melakukan tugasnya dengan baik dan juga bisa mencetak 20 poinSaya tidak bisa melakukan itu," kata Richardson yang di laga sebelumnya tak kuasa membatasi pergerakan Miller.

Kunci kemenangan Suns terletak di kuarter ketigaSetelah memimpin 63-49 di akhir kuarter kedua, Suns mencetak 31 poin dan meraih keunggulan 94-68 di akhir kuarter ketigaGentry pun bisa mengistirahatkan starternya, yaitu Nash, Richardson, Hill, Stoudemire dan Jarron Collins, di kuarter terakhir.

Sementara itu, tak ada kejutan di pertandingan lainSeluruh tim unggulan meraih kemenangan kedua untuk memimpin 2-0Namun beberapa di antaranya meraihnya dengan susah payah.

Dari Staples Center, juara bertahan LA Lakers dipaksa bekerja keras menghadapi Oklahoma City Thunder sebelum akhirnya menang 95-92Bintang Lakers Kobe Bryant yang disaksikan ayahnya, Joe, bermain dengan akurasi burukDia hanya memasukkan 12 tembakan dari 28 kesempatanTapi, Kobe masih menjadi pengumpul angka tertinggi dengan 39 poin.

Di Philips Arena, Atlanta, Atlanta Hawks membuat rekor saat mengalahkan Milwaukee Bucks 96-86Hasil tersebut merupakan pertama kali sejak 1970 Hawks memenangkan dua game awal playoff dengan format best of seven.

Sementara Boston Celtics tanpa kesulitan membungkam Miami Heat 106-77Absennya power forward Kevin Garnett akibat menyikut pemain Heat, Quentin Richardson, di game pertama, sama sekali tidak mempengaruhi permainan CelticsRay Allen memimpin perolehan angka Cletics dengan 25 poin, sementara Dwyane Wade mempersembahkan 29 angka bagi Heat(ady/ito/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bermain Dominan, Inter Taklukkan Barca


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler