Suporter PS TNI Mengamuk di Gresik, Kapolri Bilang...

Senin, 23 Mei 2016 – 11:20 WIB
Badrodin Haiti. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, pihaknya tidak memproses tindakan anarkistis suporter PS TNI saat me‎lawan Persegres Gresik United di Stadion Tri Dharma, Gresik, Minggu (22/5) kemarin. 

Menurut Badrodin, pihaknya menyerahkan sepenuhnya penegakan hukum pada TNI untuk memproses suporternya yang membuat rusuh dan mengakibatkan puluhan‎ pendukung Persegres Gresik United mengalami luka-luka. "Kan sudah ada Kodam. Diamankan oleh Kodam," ujar Badrodin di Mabes Polri, Jakarta

BACA JUGA: KPK Periksa Penyidik Polri

Namun demikian, Badrodin mengaku, pihaknya tidak menyangka, pertandingan tersebut akan berujung pada bentrokan antarsuporter. Sejauh ini diketahui, sekitar 40 suporter Gresik United mengalami luka-luka. Mayoritas korban mengalami luka di bagian kepala sehingga harus mendapatkan beberapa jahitan di rumah sakit setempat.

‎Badrodin melanjutkan, selama ini pihaknya menilai Gresik tempat yang kondusif dalam perhelatan sepakbola. Sehingga, pihaknya tidak menyiagakan banyak personel dalam menjaga setiap pertandingan sepakbola yang terjadi.

BACA JUGA: Kapolri Tambahkan Satu Bintang di Pundak Boy Rafli

"‎Jadi begini, kalau tambah personel sangat tergantung dari porsi wilayah, tergantung ancamannya apa," jelasnya.

Namun saat ditanya apakah akan menjadikan pertandingan tersebut evaluasi untuk Polri, ia menjawab normatif.‎ "Bukan berati kalau ada kericuhan lantas ditambah. Kan wilayah sudah punya SOP tersendiri soal itu," tandas dia. (mg4/jpnn)

BACA JUGA: Pergantian Menteri Tinggal Hitungan Hari? Nama Rizal Ramli Disebut

BACA ARTIKEL LAINNYA... Golkar Jabar Puji Keputusan Dukung Jokowi di 2019


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler