Survei IPN: Elektabilitas Prabowo 42,3 Persen, Ungguli Ganjar dan Anies

Senin, 10 Juli 2023 – 20:13 WIB
Prabowo Subianto di Padepokan Garuda Yaksa Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto: Ricardo/dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menjadi tokoh dengan elektabilitas tertinggi berdasarkan temuan teranyar Indikator Publik Nasional (IPN).

Elektabilitas Prabowo dalam simulasi tiga nama di survei berjudul Kecenderungan Pilihan Publik Terhadap Capres-Cawapres dan Perilaku Pemilih Jelang Pemilu 2024, mencapai 42,3 persen.

BACA JUGA: Hendardi Kritisi Jokowi dan Prabowo soal Papua, Ada Kata ‘Tidak Mau’ & Tidak Mampu

"Dalam simulasi tiga besar, Prabowo masih tidak bergeming dari posisi pertama dengan perolehan dukungan 42,3 persen," kata peneliti senior IPN Ike Sihotang dalam keterangan persnya, Senin (10/7).

Elektabilitas Prabowo dalam survei IPN mengungguli angka keterpilihanan terhadap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan dengan masing-masing memperoleh 37,4 persen serta 17 persen.

BACA JUGA: Berunding dengan Cak Imin soal Cawapres, Prabowo: Ini Keputusan Besar

"Angka responden yang tidak tahu atau tidak menjawab 3,3 persen," ujar Ike.

IPN kemudian turut menghitung angka elektabilitas tiga tokoh apabila menggunakan simulasi berhadapan atau head to head.

BACA JUGA: Kampung Al-Furqon Didatangi Gerombolan Bermotor, 2 Pria Acungkan Senpi, Mencekam

Prabowo tampak memiliki elektabilitas yang tinggi dalam berbagai simulasi berhadapan dengan Ganjar atau Anies.

Menhan RI itu memiliki elektabilitas 52,1 persen jika berhadapan dengan Ganjar yang mengantongi angka keterpilihan 38,5 persen dengan 9,4 persen yang belum menentukan pilihan.

"Hasil survei menunjukkan bila Prabowo berhadapan secara head to head dengan Ganjar maka kompetisi akan dimenangkan oleh Prabowo," lanjut Ike.

Kemudian, Prabowo memperoleh elektabilitas 51,4 persen apabila berhadapa dengan Anies yang mendapatkan 31,9 persen dengan 16,7 persen belum punya pilihan.

IPN melakukan survei teranyar pada 17 hingga 27 Juni 2023 dengan melibatkan 1.200 responden. Sample survei dipilih secara acak dengan metode multistage random sampling.

Survei teranyar IPN menggunakan metode wawancara langsung atau direct interview dengan bantuan kuesioner saat mengumpulkan data.

Adapun, survei IPN memiliki toleransi kesalahan atau margin of error sekitar 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (ast/jpnn)


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler