Suryalaya Tetap Istiqomah, Airlangga Titip Pembinaan Santripreneur

Kamis, 21 April 2022 – 00:33 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di Pondok Pesantren Suryalaya, Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (20/4). Foto: dok pribadi for JPNN

jpnn.com, TASIKMALAYA - Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengapresiasi Pondok Pesantren Suryalaya yang sudah mulai mencetak santri berjiwa kewirausahaan alias santripreneur.

Menurut dia, dengan perkembangan zaman yang kian maju sudah seharusnya pesantren bisa melahirkan santripreneur berkelanjutan

BACA JUGA: Pemulihan Ekonomi Berdampak Positif Bagi Airlangga, Lihat Hasil Survei LPMM

“Lahirnya generasi baru santri (santripreneur) di pesantren-pesantren di tanah air, seperti di Pondok Pesantren Suryalaya Tasikmalaya ini tentu saja patut diapresiasi dan didukung,” kata Airlangga saat mengunjungi Pondok Pesantren Suryalaya, Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (20/4)

Disebutkan Airlangga, berbagai kebijakan pemerintah dalam pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan dan kreatifitas harus hadir di tengah-tengah pondok.

BACA JUGA: Airlangga Ingatkan Para Pejabat Soal Idulfitri, Penting

“Tolong carikan satu ruangan di pesantren ini untuk menumbuhkan santripreuner dan kami nanti yang mengisi dan menyiapkannya,” kata Airlangga yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar.

Pada kesempatan itu Airlangga didampingi Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Wakil Ketua DPR-RI Letnan Jenderal TNI (Purn.) H. Lodewijk Freidrich Paulus, Wakil Ketua Komisi VIII DPR-RI, Tubagus Ace Hasan Syadzily, sejumlah pengurus DPD Partai Golkar Jawa Barat serta tamu undangan lainnya.

BACA JUGA: Pemikiran Teknokratik Jadi Keunggulan Airlangga dan Golkar pada Pemilu 2024

Kunjungan Kerja Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia ke Tasikmalaya dan Garut selama 2 hari cukup mendapat sambutan warga Jawa Barat. Nampak berbagai sepanduk dan atribut dukungan menyertai perjalanan sang menteri.

“Kehadiran kami ke Ponpes Suryalaya adalah amanah, membesarkan Suryalaya juga adalah amanah dari tokoh-tokoh Golkar yang senantiasa selalu dekat dengan Abah,” sebut Airlangga yang juga sempat berziarah ke makam pendiri dan sesepuh Ponpes Suryalaya.

Menurut Airlangga, Suryalaya telah menjadi perekat hubungan yang erat antara ulama dan umaro. Selalu bersama-sama dan mendukung pemerintah.

“Karena itu membesarkan pesantren Suryalaya adalah sebuah keharusan,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama disebutkan, Pondok dan seluruh sayap dibawah naungan Pesantren Suryalaya Tasikmalaya hingga kini masih tetap istiqomah bersama Partai Golkar.

Demikian ditegaskan pimpinan Ponpes Suryalaya, KH. Baban Ahmad jihad pimpinan Ponpes Suryalaya

“Kedatangan Pak Airlangga merupakan anugerah bagi pesantren Suryalaya. Tolong dicatat ya, kami masih tetap istiqomah,” kata KH. Baban Ahmad Jihad disambut riuh tepuk tangan hadirin.

Menurutnya, keberpihakan kepada Partai Golkar sudah menjadi maklumat tertulis dari almarhum KH Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin alias Abah Anom. Untuk diketahui, ulama besar Tasikmalaya itu adalah pinisepuh Golongan Karya.

“Sebagai murid insyaallah kami semua akan tetap menaati apa yang telah diamanahkan seperti tertulis dalam maklumatnya itu,” sambung KH Baban Ahmad Jihad.

Pondok Pesantren Suryalaya dikenal sebagai pesantren sufi terbesar di tanah air yang dirintis oleh Syaikh Abdullah bin Nur Muhammad atau yang dikenal dengan panggilan Abah Sepuh pada tanggal 7 Rajab 1323 H atau 5 September 1905.

Setelah Syaikh Abdullah bin Nur Muhammad berpulang ke Rahmattullah pada 1956, kepemimpinan dilimpahkan kepada putranya yang kelima, yaitu KH Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin yang akrab dipanggil dengan sebutan Abah Anom.

Pada masa kepemimpinan Abah Anom, Suryalaya juga dikenal sebagai pesantren Inabah.

Istilah itu berasal dari bahasa Arab yang berarti pengembalian atau pemulihan, maksudnya proses kembalinya seseorang ke jalan yang mendekati Allah.

Abah Anom kemudian menggunakan nama inabah menjadi metode bagi program rehabilitasi pecandu narkotika, remaja-remaja nakal, dan orang-orang yang mengalami gangguan kejiwaan. (dil/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler