Susno Tegaskan Tak Ada Testimoni

Rabu, 03 Februari 2010 – 16:46 WIB
JAKARTA - Mantan Kabareskrim Komjen (Pol) Susno Duaji, menegaskan bahwa ia tak pernah melayangkan testimoni ke Pansus CenturyMenurutnya, itu hanya data tambahan yang diminta Pansus

BACA JUGA: BPS Rekrut 700.000 Petugas Sensus

Dalam data itu terdapat berkas buku yang hendak disusunnya, yang turut terlampir.

"Saya ralat, tidak ada testimoni
Testimoni itu sembunyi-sembunyi

BACA JUGA: Penyidik KPK Minta Maaf ke Amrun

Wong saya bersaksi itu resmi di bawah sumpah," ujar Susno, di Baintelkam Mabes Polri, Rabu (3/2) siang
"Ada termasuk konsep buku yang belum saya terbitkan

BACA JUGA: Politisi Demokrat Diistimewakan KPK?

Itu masuk juga di situ," paparnya.

Dijelaskan Susno, keterangan resmi yang disampaikannya adalah apa yang telah ia ungkapkan secara langsungSementara yang tertulis itu hanyalah tambahan"Yang tertulis itu data pendukungAda beberapa data pendukung yang diminta oleh mereka," ujarnya.

Lantas, kenapa keterangan itu tidak diterangkan langsung ke Pansus? Menjawab pertanyaan itu, Susno mengatakan, keterangan itu tak ditanyakan"Nggak ditanya, nggak mungkin saya ceritaSaya jawab apa yang ditanya," ujarnya santai.

Lalu bagaimana dengan kesaksian bahwa Polri tak memprioritaskan penyidikan dana bailout? Terkait hal ini, Susno menjelaskan bahwa perkara itu dibagi menjadi tigaYakni pertama, tentang Antaboga, kedua tentang Bank Century itu sendiriSementara bailout ada dalam urutan ketiga.

Sedianya menurut Susno, kasus itu juga hendak ditanganiNamun belum sempat rampung, dirinya sudah tak menjabat Kabareskrim lagi"Tau-tau begitu sudah tahapnya diperiksa, saya tidak menjawab Kabareskrim lagi," ujarnya"Sekarang nggak tau Pak Ito (Kabareskrim)Apakah itu menjadi prioritasnya juga," timpalnya.

Sebelumnya, masalah testimoni ini mencuat, mengingat adanya ungkapan Susno yang menyebut alasan tak disidiknya dana bailout itu adalah karena salah satu tokoh yang terlibat dalam kasus tersebut sedang bertarung dalam pemilihan presidenIni membuat tudingan kepada kubu pemerintah pemenang pemilu semakin santer(zul/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... ICW: Fee untuk Kepala Daerah Korupsi!


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler