Susupi Sertijab Danyon, Teroris Sandera Tamu Lalu Adu Tembak

Jumat, 02 Februari 2018 – 13:29 WIB
TIM KHUSUS: Aksi tim Gultor dalam melumpuhkan teroris di acara sertijab Danyonif Rider 613/Raja Alam, Rabu (31/1). FOTO: Prokal/JPNN

jpnn.com, BULUNGAN - Teroris menyusup dalam acara serah terima jabatan (sertijab) Komandan Batalyon Infanteri Rider 613 Raja Alam dari Mayor Inf Anang Sofyan Effendhy kepada Mayor Inf Fardin Wardhana, Rabu (31/1),

Awalnya, sertijab yang juga dihadiri Komandan Brigif 24 Bulungan Cakti Kolonel Inf Jones Sasmita itu berjalan lancar.

BACA JUGA: Densus Gulung Tiga Terduga Teroris di Temanggung

Namun, pada akhir acara, beberapa orang bersenjata lengkap menahan tamu yang hadir.

Mereka menyandera para tamu dan meminta uang tebusan. Para teroris itu lantas membawa sandera ke sebuah rumah kecil.

BACA JUGA: Menhan Ryamizard Beber Konsep Our Eyes untuk Tangkal ISIS

Di rumah itu juga ada beberapa teroris yang sudah berjaga dengan senjata lengkap.

Sambil menunggu uang tebusan yang diminta, para teroris itu terus menembakkan peluru ke udara untuk menakut-nakuti tamu undangan.

BACA JUGA: Pak Tito Belum Endus Teroris Pengincar Natal dan Tahun Baru

Namun, bukannya memenuhi keinginan teroris, Yonif Rider 613/Raja Alam justru mengirimkan satu unit pasukan khususnya, Tim Gultor, untuk melumpuhkan musuh.

Sekitar pukul 11:58 Wita, satu unit mobil serta kendaraan roda dua yang membawa Tim Gultor dengan senjata lengkap langsung menuju titik sasaran.

Atas perintah Danyonif Raider 613/RJA, Tim Gultor dengan cepat bertindak guna mengatasi aksi teror tersebut.

Saling serang terus terjadi. Namun, Tim Gultor yang sudah dilatih teknik khusus berhasil melumpuhkan teroris.

Tim Gultor segera membebaskan para sandera dan menghancurkan rumah yang diduduki para teroris.

Kejadian itu merupakan atraksi yang disajikan prajurit Yonif Brigif 613/Raja Alam untuk menghibur tamu undangan.

Namun, Tim Gultor memang sudah dibentuk khusus menangani ancaman teroirs.

“Yang baju hitam itu adalah pasukan penanggulangan teroris (Gultor). Jadi, Batalyon Rider ini didik punya kemampuan pembebasan tawanan,” ujar Komandan Brigif 24/Bulungan Cakti Kolonel Inf Jones Sasmita.

Dia menjelaskan, Tim Gultor merupakan prajurit yang terpilih dan dilatih khusus untuk menangani teroris.

Mereka berlatih di markas Kopassus di Batujajar, Jawa Barat. (mrs/fen/prokal)

BACA ARTIKEL LAINNYA... ISIS Bakal Sangat Merugi Jika Bahrun Naim Mati


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler