Tahun Baru, Moeldoko Pasang Listrik Ratusan Rumah di Cianjur

Sabtu, 30 Desember 2017 – 12:24 WIB
Salah satu rumah yang dipasangi listrik oleh Moeldoko. Foto: Istimewa for JPNN

jpnn.com, CIANJUR - Tahun 2018 bakal menjadi babak baru kehidupan 300-an keluarga di Desa Naringgul, Cianjur, Jawa Barat.

Mereka akan menikmati listrik sumbangan Himpunan Keluarga Tani Indonesia (HKTI) yang dipimpin langsung oleh ketua umumnya, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko.

BACA JUGA: Listrik dan BBM Tidak Naik, Falah Amru Puji Pemerintah

Kali ini, Moeldoko menggadeng produk Listrik Mandiri Rakyat pimpinan Ujang Koswara.

Dengan semangat Indonesia Lebih Terang pada 2018, Moeldoko mengajak peran masyarakat untuk terlibat aktif dalam menyejahterakan masyarakat, khususnya kalangan petani.

BACA JUGA: Menginap di Sorong, Pak Jokowi Jadi Korban Listrik Biarpet

“Jangan semuanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Kalau masyarakat mampu berbuat baik untuk menuju Indonesia Lebih Terang, mari membangun komunitas positif bersama kami,“ terang Moeldoko, Sabtu (30/12).

Melalui sumbangan pemasangan listrik di daerah terpencil yang belum terpasang jaringan PLN, dia berharap kehidupan petani yang kurang beruntung tersebut akan lebih baik.

BACA JUGA: Beban Puncak Listrik Natal dan Tahun Baru Diprediksi Turun

“Supaya lebih terang rumahnya, lebih terang hatinya, dan lebih terang kehidupan dan masa depannya,” tambah Moeldoko.

Ini merupakan langkah lain dari Moeldoko dalam meningkatkan kesejahteraan petani.

Selama ini, peraih Adhi Makayasa 1981 itu sudah berjuang keras meningkatkan taraf hidup petani.

Salah satunya dengan mengembangkan benih M70D dan M400 yang memiliki banyak keunggulan. Di antaranya, tahan terhadap serangan hama dan anomali cuaca.

Varietas yang telah mendapatkan sertifikasi dari Kementerian Pertanian ini telah berhasil ditanam di berbagai daerah di tanah air.

“Insyaallah pada panen bulan Maret depan di Sragen dan Ngawi akan dilaksanakan panen raya dari area ribuan hektare,” imbuh Moeldoko.

Mayoritas warga merupakan petani. Sebagai ketua umum HKTI, Moeldoko terus berjuang menyejahterakan nasib para petani.

"Kesejahteraan petani harus terus diperjuangkan. Pemasangan listrik ini merupakan salah satu upaya agar para petani makin sejahtera," kata Moeldoko.

Di sisi lain, para mahasiswa yang tergabung dalam Kita Moeldoko meluncurkan program Ujar Run Kebaikan sebagai antitesis dari maraknya ujaran kebencian beberapa waktu terakhir.

“Ujaran kebencian sangat marak akhir-akhir ini. Hal itu memecah belah persatuan bangsa. Saya tertarik dengan komunitas ini karena mereka melawan ujaran kebencian agar NKRI makin kukuh,” kata Moeldoko.

Menurut salah satu aktivisnya, M. Galuh Fauzi, kata Run memiliki arti berlari. Artinya, komunitas Kita Moeldoko sepakat melawan ujaran kebencian secara cepat.

Caranya dengan melakukan kegiatan-kegiatan positif sebagai bentuk dari implementasi Ujar Run Kebaikan.

“Pada awal 2018, bersama sekitar seratus tokoh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta dari Bandung dan sekitarnya, kami akan mengusung Pak Jenderal Moeldoko sebagai tokoh Ujar Run Kebaikan,” terang mahasiswa pascasarjana Unpad itu. (jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bangun Power Bank Raksasa, Pasok Listrik ke 30 ribu Rumah


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler