Tak Dilengkapi Dokumen Resmi, 13 TKI Gagal ke Abu Dhabi

Sabtu, 18 Maret 2017 – 03:15 WIB
Ilustrasi TKI. Foto: JPNN

jpnn.com, MEDAN - Sebanyak 13 orang tenaga kerja Indonesia (TKI) yang hendak berangkat ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, secara ilegal diamankan petugas Imigrasi Kualanamu Internasional Airport, Jumat (17/3) kemarin.

Seperti dilansir Sumut Pos (Jawa Pos Group), terbongkarnya keberangkatan 13 TKI ilegal itu berawal dari kecurigaan petugas Imigrasi.

BACA JUGA: Duh... Istri Polisi Coba Bunuh Diri di Ruangan Kapolsek

Pasalnya, para perempuan ini memegang paspor dari berbagai daerah di Indonesia seperti Karawang, Bekasi, Sumbawa (NTB), Banten, dan lainnya.

Mereka tiba di Kualanamu dengan menumpang Lion Air dari Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (16/3) siang pukul 14.00 WIB.

BACA JUGA: PSMS Masih Cari Sosok Striker Jempolan

Di Kualanamu, ke-13 TKI itu hanya transit dan akan melanjutkan penerbangan menggunakan Silk Air ke Singapura.

Nah, saat dilakukan pemeriksaan disertai wawancara oleh petugas Imigrasi di terminal keberangkatan Internasional, mereka tidak bisa menjawab dan membuktikan dokumen resmi atas keberangkatan mereka ke Abu Dhabi.

BACA JUGA: Buset! Tabung Elpiji 3 Kg Dioplos, Isinya Air

"Kemudian anggota kami di bandara menahan 13 perempuan tersebut,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Medan, Lilik Bambang di kantornya di Jalan Gatot Subroto Medan, Jumat (17/2) sore.

Kemudian, petugas Imigrasi Bandara Kualanamu menyerahkan ke-13 TKI Ilegal itu kepada Imigrasi Kelas I Medan guna proses penyidikan dan melakukan proses hukum selanjutnya.

Menurutnya, berdasarkan pengakuan ke-13 calon TKI itu, mereka diarahkan beberapa oknum yang menjanjikan pekerjaan di kawasan Timur Tengah. “Berdasarkan keterangan itu, kami sedang mencari keberadaan oknum tersebut," tegasnya.

Saat ini, kata Lilik, mereka sedang berkordinasi dengan dinas sosial untuk pemulangan ke-13 TKI ilegal tersebut ke daerah asalnya masing-masing.

"Kondisinya mereka ditipu seseorang yang akan memperkerjakan mereka. Kita akan berkordinasi dengan dinas sosial untuk pemulangannya," pungkasnya.

Sementara itu, salah satu TKI ilegal, Fatiah (35), mengaku keberangkatan mereka ke Abu Dhabi diajak seorang lelaki dengan ciri bertubuh gemuk. Namun, warga Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Provensi Banten, tidak mengenal nama dan identitas lengkap pria tersebut.

"Saya mah nggak tahu atu. Saya cuma ikuti petunjuk, yang mengatur semuanya dia (pria tambun)," ucap Fatiah.

Ibu dua anak ini mengaku, mereka diimingi gaji yang besar saat bekerja di Abu Dhabi. Tergiur gaji besar itu, makanya dia nekat mencari peruntungan nasib di kawasan Timur Tengah itu.

"Mereka sih, bergantian mengarahkan kami. Waktu di Serang, saya ditelpon. Katanya sudah lengkap tiket kami, jadi kami tinggal terbang saja," tuturnya. Dia juga tak menyangka kalau akhirnya mereka ditahan di Bandara Kualanamu. (gus/adz)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dapat Bisikan Gaib, Cras! Adik Tebas Abang Sepupu


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Tki Ilegal   Sumut   Abu Dhabi  

Terpopuler