Tak Pakai Life Jacket, Dua Nelayan Ini pun Tenggelam

Sabtu, 12 Desember 2015 – 09:04 WIB

jpnn.com - SELATPANJANG - Dua nelayan dari Kecamatan Rangsang Pesisir, Kepulauan Meranti dikabarkan hilang. Pompong yang mereka pakai melaut ditemukan tenggelam, Kamis (10/12) dinihari. Nelayan itu adalah Agus (48) warga Jalan Kuala Parit, Desa 

Bungur dan Wan Safarudin (39) warga Desa Sonde. Polisi dibantu warga dan tim SAR masih melakukan pencarian.

BACA JUGA: Status Akademi Nggak Jelas, Mahasiswa Nekat Palang Kampus

''Setelah mendapat kabar dari Bhabinkamtibmas Desa Bungur Briptu Juni Harianto, kita langsung lakukan pengecekan dan pendataan di lapangan. Ternyata benar, ada dua orang nelayan yang tenggelam,'' kata Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, Jumat (11/12).

Kabar yang berkembang di lapangan, kedua korban turun ke laut sekitar pukul 00.30 WIB untuk menjaga jaring gumbang yang telah dipasang di perairan Desa Telesung. Bahkan beberapa orang nelayan lainnya juga sempat melihat lampu pompong korban. 

BACA JUGA: Niat Hati Ingin Rujuk dengan Sang Istri, eh... Malah Meregang Nyawa Di Kamar Hotel

Memasuki pukul 04.00 WIB, nelayan lain yang sudah menepi, tidak lagi melihat lampu pompong korban. Kecemasan mulai dirasakan. Saat itu juga pencarian dilakukan oleh keluarga korban yang dibantu warga sekitar. Bahkan pencarian juga melibatkan Kepala Desa Telesung dan petugas Bhabinkamtibmas setempat. 

Sore harinya, sekitar pukul 16.00 WIB, pompong yang dipakai korban akhirnya berhasil ditemukan tenggelam dan harus dilakukan penarikan ke pinggir pantai. Namun, kedua korban tidak ditemukan.

BACA JUGA: Kisah Hot Mom yang jadikan Anak Kedok untuk Kencani Brondong

''Guna memaksimalkan pencarian, kita juga telah melakukan koordinasi ke tim SAR untuk meminta bantuan. Rencananya, mulai Jumat (11/12) tim ini akan membantu pencarian bersama warga setempat, TNI dan Polri,'' kata Pandra.

Pandra juga mengimbau seluruh warga Kepulauan Meranti untuk selalu waspada dan membawa peralatan keamanan lengkap saat melaut. Hal itu perlu dilakukan mengingat kondisi gelombang yang saat ini mulai mengganas. (mxr/ray/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Banjir Bandang, 10 Rumah Warga Hanyut


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler