Tanah Bergerak, 20 Rumah Retak

Senin, 06 Maret 2017 – 17:26 WIB
Longsor. Foto: dok.JPG

jpnn.com - jpnn.com - Bencana tanah gerak di Desa Dayakan, Badegan, Ponorogo, meluas. Kini tanah di dua dusun retak dan ambles.

Yakni, di Dusun Jurangsempu dan Watuagung. Lebih dari 20 rumah dan 1 bangunan taman kanak-kanak (TK) setempat retak pada bagian lantai dan dinding.

BACA JUGA: Maaf..Pendakian Ijen Untuk Sementara Ditutup

''Semakin hari semakin bertambah,'' kata Kepala Desa Dayakan Marno kemarin (5/3).

Awal retakan itu, lanjut Marno, sebenarnya diketahui beberapa waktu lalu.

BACA JUGA: Gubernur Lampung Sambangi Istana untuk Minta Bandara

Masyarakat sekitar menganggapnya sebagai peristiwa biasa.

Namun, setelah muncul retakan cukup parah di bangunan TK dan beberapa rumah, mereka pun mulai khawatir.

BACA JUGA: Ketika Cinta Bersemi di Negeri Vladimir Putin

Apalagi, kemarin juga terjadi longsor yang menimpa rumah salah seorang warga Dusun Watuagung.

''Kami khawatir kalau hujan terus, retakan akan semakin parah,'' ujarnya.

Hingga kini, lanjut Marno, tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian materi mencapai Rp 80 juta.

Tanah gerak dan longsor juga mengakibatkan lahan sekitar 4 hektare rusak.

Kejadian itu telah dilaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo.

''Upaya lain, kami minta warga lokasi terdampak untuk lebih waspada,'' tuturnya.

Pantauan di lokasi, beberapa rumah di Dusun Watuagung retak pada bagian lantai dan dinding dengan lebar dan panjang bervariasi.

Mayoritas di halaman rumah hingga lantai ruang tamu.

Retakan juga terjadi di jalan poros desa yang menghubungkan Dusun Watuagung dengan kantor desa setempat.

Juga, terdapat beberapa titik longsor dengan skala kecil.

Plt Kepala BPBD Ponorogo Sumani mengungkapkan, pihaknya sudah turun langsung untuk memeriksa lokasi terdampak tanah gerak. Dia belum bisa menjelaskan secara pasti kondisinya. (tif/sat/c7/diq/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Gempita NTB Ajak Pemuda Garap Lahan Tidur di Daerah Ini


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler