Taruna Akpol Tewas, Tito: Kenapa Tidak Dihentikan?

Selasa, 23 Mei 2017 – 14:50 WIB
Kapolri Jenderal Tito Karnavian (tengah). Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com - Polda Jawa Tengah sudah menetapkan 14 tersangka penganiaya Taruna Akademi Kepolisian, Semarang, Muhammad Adam.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, kekerasan di Akpol ini memang memprihatinkan.

BACA JUGA: Taruna Akpol Tewas, Proses Hukum Libatkan Kompolnas dan Mabes Polri

Dia mengaku Februari 2017 sudah memberikan pengarahan kepada Akpol agar menghilangkan budaya pemukulan.

"Sehingga saat terjadi peristiwa (kekerasan) saya sangat menyesalkan," kata Tito saat rapat kerja dengan Komisi III DPR, Selasa (23/5).

BACA JUGA: Catat, Kapolri Pastikan Penanganan Kasus Habib Rizieq Terus Berjalan

Tito berjanji kekerasan ini akan dijadikan sebagai momentum pembenahan di Polri supaya tidak ada lagi budaya kekerasan.

Dia khawatir karena budaya kekerasan bisa berakibat buruk saat siswa memilai kariernha sebagai polisi.

BACA JUGA: 14 Tersangka Penganiaya Taruna Muhammad Adam Dinonaktif di Akpol

"Bayangkan kalau di Akpol sudah dilatih kekerasan, nanti keluar (Akpol) kekerasan akan berlanjut pada tahanan dan lain-lain," papar Tito.

Karenanya dia mengatakan, tindakan kekerasan ini akan dijadikan titik balik menghilangkan budaya kekerasan.

"Mulai dari pemidanaan pada mereka taruna yang bertanggung jawab atas peristiwa itu," katanya.

Selain itu, Tito juga akan melakukan evaluasi kepada para pembina taruna di Akpol yang tidak bisa menghentikan terjadinya kekerasan di sekolah itu.

"Kenapa tidak dihentikan?" sesalnya. (boy/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Aktor di Balik Tewasnya Taruna Akpol Muhammad Adam


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler