Tebar Jaring, Nelayan Hilang di Laut

Minggu, 28 September 2014 – 15:35 WIB

jpnn.com - BANYUWANGI – Seorang nelayan asal Probolinggo, Rudi, 30, hilang di sekitar Tanjung Pasir atau timur Tanjung Sembulungan, perairan Muncar, Jumat malam (26/9). Saat itu korban mencari ikan dengan menggunakan perahu gardan Bintang Vanila milik Fauzi, 35, warga Tembokrejo, Kecamatan Muncar.

’’Korban terjatuh ke laut saat menebar jaring,’’ ungkap Kanitpolair Muncar Bambang Supriyanto yang mewakili Kasatpolair AKP Bahrul Anam Sabtu (27/9).

BACA JUGA: Pinjam Motor, Anak Buah Kabur

Bambang menjelaskan, berdasar laporan yang masuk, korban merupakan salah seorang anak buah kapal (ABK) perahu gardan milik Fauzi. Saat kejadian, korban melaut bersama 25 ABK lain. ’’Saat melepas jaring ke laut, korban terpeleset dan jatuh,’’ katanya.

Saat kejadian, lanjut dia, para ABK lain sudah berusaha menolong korban. Jaring yang dilepas ke laut ditarik lagi. ’’Jaring berhasil diangkat ke atas perahu. Tetapi, korban sudah tidak ada,’’ ujarnya.

BACA JUGA: Sembilan Rumah di Kompleks Mendawai Ludes Terbakar

Kabar soal nelayan hilang di laut pukul 19.30 itu langsung disampaikan para ABK kepada keluarga korban. ’’Lalu, saya mengabarkan melalui ORARI pukul 21.00,’’ ucap Eko, 34, anggota ORARI Muncar.

Setelah pengumuman tersebut, sejumlah nelayan berusaha membantu pencarian. Tim gabungan dari Basarnas Pos Jember, Forum Peduli Bencana Banyuwangi, ORARI, Senkom, dan BPBD Kabupaten Banyuwangi juga turun ke laut untuk mencari korban.

BACA JUGA: Pekerja asal Ukraina Tewas di Toilet Hotel

Menurut Boby, 50, salah seorang relawan, secara teknis tidak ada kesulitan dalam pencarian. Tetapi, sejauh ini pihaknya belum dapat menemukan tubuh korban. ’’Ada mitos di kalangan nelayan, korban diperkirakan muncul pada hari ketiga,’’ katanya. (sli/c1/abi/JPNN/c15/dwi)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hendak ke Masjid, Napi Ditikam Sesama Napi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler