Teganya..Belum Siap Punya Momongan, Bayi Dibuang

Senin, 14 November 2016 – 09:59 WIB
Jainur dan Rohma, pelaku pembuang bayi. Foto: JPG/Jawa Pos

jpnn.com - SURABAYA - Pelaku pembuang bayi laki-laki di gudang rongsokan dekat Pasar Wiyung pada Sabtu lalu akhirnya terungkap.

Kurang dari 24 jam, polisi berhasil menangkap pasangan suami istri Jainur Abidin, 25, dan Miftakul Rohma, 22, pelaku sekaligus orang tua si bayi.

BACA JUGA: Jadi ini Dia Bandit Spesialis Rumah Kosong

Di Mapolsek Wiyung, Jainur dan Rohma hanya bisa menangis sambil menutup wajah dengan tangan. Mereka menyesal.

"Saya nyesel. Kami sudah menikah siri, tapi memang belum siap punya anak," beber Jainur dengan lirih.

BACA JUGA: Disekap, Kepala Diinjak-injak Lalu Dibuang

Pasutri itu menjalin hubungan sejak duduk di bangku SMP. Setelah Lebaran lalu, mereka memutuskan untuk menikah secara siri.

Jainur mengaku telah menyuruh Rohma menggeletakkan bayinya di gudang rongsokan.

BACA JUGA: Dicerai Istri, Residivis Curanmor Jadi Predator Seksual

Sebelum membuang bayi itu, keduanya sempat berdebat. Mereka berputar-putar dengan naik sepeda motor setelah keluar dari rumah sakit Jumat sore (11/11).

Jainur bingung hendak diapakan darah dagingnya itu.

Akhirnya, mereka berhenti cukup lama di depan sebuah gudang kosong, tidak jauh dari Pasar Wiyung.

Saat itu pukul 20.00. Di lokasi tersebut, mereka kembali berdebat. Namun, akhirnya Rohma mau menuruti perintah sang suami.


"Waktu itu berteduh karena hujan deras. Setelah reda, saya suruh dia (Rohma, Red) menaruhnya begitu saja," lanjut pria asal Driyorejo, Gresik, tersebut.

Setelah membuang bayi tak berdosa itu, mereka pulang ke rumah orang tua masing-masing.

Jainur memboncengkan istrinya pulang ke Dupak Rukun. Setelah itu, dia pamit kembali ke Gresik.

Kasus tersebut cepat terungkap berkat selimut yang membungkus si bayi. Saat ditemukan, bayi dikerubuti semut.

Polisi lantas membersihkannya dan menemukan petunjuk.

"Selimut putih yang sudah kusam itu ternyata ada label RSUD dr Soetomo," terang Kanitreskrim Polsek Wiyung AKP Sugimin.

Berdasar petunjuk itu, Sugimin membagi anak buahnya menjadi dua tim.

Satu tim mengurus perawatan bayi ke RSUD Bhakti Dharma Husada dan satu tim lain berangkat ke RSUD dr Soetomo.

Di RSUD dr Soetomo, polisi meminta data bayi laki-laki yang baru keluar pada Jumat itu.

Polisi punya prediksi bahwa bayi tersebut keluar dari rumah sakit sehari sebelumnya berdasar kondisi saat ditemukan.
Setelah diselidiki, diperoleh nama Miftakul Rohma.

Polisi curiga lantaran ada yang janggal dalam proses kepulangan pasien.

"Suaminya minta surat pulang paksa hari Jumat sekitar pukul 16.00. Sebenarnya dokter masih belum mengizinkan pulang karena bayi baru lahir," terang polisi dengan tiga balok di pundak tersebut.

Dari catatan rumah sakit, Kamis siang (10/11) Rohma masuk rumah sakit dengan diantar Jainur.

Awalnya, dia hanya berniat memeriksakan diri, bukan melahirkan. Sebab, menurut perhitungan Rohma, kandungannya masih berusia delapan bulan.

Namun, setelah diperiksa dokter, Rohma ternyata sudah bukaan tiga. Dokter pun meminta Rohma tetap tinggal di rumah sakit. Jumat dini hari bayi mungil itu lahir.

Rohma dan Jainur ditangkap di rumah masing-masing. Menurut polisi, sebelumnya orang tua Rohma sempat menanyakan keberadaan cucunya.

Rohma pun mengaku bahwa bayi yang belum diberi nama itu telah dibuang. Orang tua Rohma shock.

Mereka berniat mencari bayi tersebut. Namun, polisi keburu menciduk anaknya.

"Jadi, keluarga sudah tahu bahwa tersangka melahirkan," ucap mantan Kanitreskrim Polsek Karang Pilang tersebut.

Hingga kemarin petang, polisi terus melengkapi berita acara pemeriksaan (BAP) kedua tersangka.

Sugimin mengatakan bahwa pihaknya tetap menjerat keduanya.

Meski sempat mendebat suaminya, Rohma terbukti menggeletakkan anaknya di tumpukan barang rongsokan.

Pasutri itu dijerat UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman lima tahun.

"Dia (Rohma, Red) memang membela diri kalau sebenarnya tidak ingin membuang anaknya. Namun, kami punya bukti, biar nanti hakim yang memutuskan," tegas dia. (did/c11/fal/flo/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Lagi, Ibrahim Ditembak, Kali Ini Diberondong dari Jarak Dekat


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler