Tegas, Airlangga Pastikan Pembangunan IKN tidak Menggunakan Dana PEN

Senin, 24 Januari 2022 – 14:21 WIB
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: Ricardo/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan dana program pemulihan ekonomi nasional (PEN) tidak dugunakan untuk pembangunan ibu kota negara (IKN) baru. 

Airlangga menjelaskan dana PEN yang sudah diputuskan sebesar Rp 451,64 triliun terdiri atas tiga bidang. 

BACA JUGA: Pembangunan IKN Pakai Dana PEN, Ekonom: Berdampak Negatif ke Pemulihan Ekonomi

Diam menjelaskan, bidang kesehatan total anggaran Rp 125,97 triliun, perlindungan masyarakat Rp 150,8 triliun, dan penguatan ekonomi Rp 174,87 triliun.

“Dari tiga bidang tersebut tentunya yang ekonomi terkait dengan infrastruktur ketahanan pangan, ICT (teknologi dan informasi), UMKM, investasi pemerintah dan perpajakan,” ujar Airlanga Hartarto dalam konferensi pers PPKM secara daring, Senin (23/1).

BACA JUGA: Pembangunan IKN Jadi Bagian PEN, Sri Mulyani Beri Penjelasan Begini

Dana untuk pembangunan IKN berasal anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). 

Pemerintah memperkirakan pembangunan IKN fase pertama membutuhkan dana Rp 45 triliun. 

BACA JUGA: Usut Korupsi Dana PEN, KPK Garap Anak Buah Tito Karnavian

Dana tersebut dikeluarkan secara bertahap dan tergantung pada kebutuhan dan progres pembangunan.

“Jadi, tadi saya sampaikan bahwa dana itu yang ada di PUPR dan dana PEN saat sekarang tidak ada tema untuk IKN,” ungkap Airlangga.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR pada Rabu (19/1) mengatakan ingin menggunakan anggaran PEN dalam pos penguatan ekonomi untuk pembangunan IKN. 

Rencana tersebut menuai kritik dari anggota DPR.

Sri Mulyani menjelaskan bahwa untuk pembangunan tahap awal IKN yang berlangsung pada 2022-2024, di antaranya mencakup pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, listrik, air dan jaringan telekomunikasi. 

Dia menginginkan dana program PEN digunakan untuk melaksanakan pembangunan tersebut pada 2022. (antara/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler