Tekan Angka Kematian Ibu Melahirkan, Kemenkes Siapkan 4.180 USG Portable pada 2022

Jumat, 26 November 2021 – 19:44 WIB
Wamenkes Dante Saksono. Foto/ilustrasi: (Biro Pers Sekretariat Presiden)

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus berupaya menurunkan angka kematian ibu yang melahirkan.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan proporsi kematian ibu saat ini kurang Lebih 305 kematian per 100 ribu kelahiran hidup.

BACA JUGA: Kemenkes Sebut Cakupan Vaksinasi Covid-19 Indonesia Melebihi Target WHO

Jumlah angka kematian ibu terbesar terjadi saat berada di rumah sakit, yaitu sekitar 77 persen.

Hal itu disebabkan ibu yang dirujuk ke rumah sakit sudah dalam kondisi komplikasi berat akibat identifikasi dan pemeriksaan yang belum maksimal pada masa kehamilan.

BACA JUGA: Manto Hanya Terdiam Sambil Memeluk Jasad Anaknya

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) menargetkan angka kematian ibu menjadi 183 kematian per 100 ribu kelahiran hidup pada 2024.

“Kami keluarkan berbagai macam strategi, yang pertama adalah bahwa pemeriksaan kehamilan yang tadinya minimal empat kali menjadi enam kali selama kehamilan, dua kali pemeriksaan di antaranya harus diperiksa oleh dokter,” kata Dante dalam pernyataannya, Jumat (26/11).

BACA JUGA: Di Eks Lokalisasi, SW Duduk Menunggu Pelanggan, Tetapi

Dengan pemeriksaan tersebut, akan terlihat dan terdeteksi kondisi kehamilan bila ada kelainan dan risiko komplikasi  persalinan yang mungkin terjadi.

Salah satu upaya untuk mendukung pemeriksaan ialah pengadaan USD Portable di Puskemmas.

Dante mengatakan Kemenkes telah membeli 447 USG Portable pada tahun ini sementara kebutuhan USG Portable pada 2022 mencapai 4.180 unit.

Kebutuhan USG Portable akan disediakan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dengan pembelian melalui e-catalogue oleh Dinas Kesehatan kabupaten atau kota.

“Jadi, Puskesmas bukan lagi memberikan pelayanan yang generik, tetapi lebih advance. Kami ingin mengembangkan strategi di dalam sistem kesehatan, salah satunya layanan primer dengan berbasis teknologi," tutur Dante.

Dia berharap penggunaan alat USG bisa melakukan deteksi awal apabila ada risiko pada proses persalinan dan jika ada gangguan pertumbuhan janin pada saat kehamilan. (mcr9/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Istri Histeris Saat Melihat Suaminya di Dapur, Tak Menyangka


Redaktur : Rasyid Ridha
Reporter : Dea Hardianingsih

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler