Telkom Investasi Dilo Rp 4 Miliar

Senin, 26 April 2010 – 05:29 WIB
JAKARTA - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) menginvestasikan sekitar Rp 4 miliar pada sektor edutainmenDana sebesar itu digunakan untuk mengembangkan Digital Lounge (DiLo), sebuah pusat kreatif ragam akses teknologi yang memadukan fungsi edukasi serta hiburan (edutainment)

BACA JUGA: Tarif Tol Naik Hingga 12%

"Itu baru investasi awal
Kemungkinannya bisa meningkat sejalan penambahan jumlah DiLo," tutur Rinaldi Firmansyah, Direktur Utama Telkom, di Jakarta, akhir pekan lalu.
 
Rinaldi menjelaskan, DiLo pertama sudah tersedia di Mall of Indonesia (MoI), Kelapa Gading, Jakarta Utara

BACA JUGA: Bidik Pasar Syariah Rp.180 Miliar

Di lokasi pertama itu dilengkapi 200 komputer, 13 private room, tiga VIP room masing-masing berkapasitas 10 orang
Selanjutnya, dua function room berkapasitas delapan orang, lounge, perpustakaan, dan sebuah gadget store

BACA JUGA: Adaro Raup Untung Rp 4,37 Triliun

"Fasilitas ini dibuat senyaman mungkin agar konsumen dapat bermain game, menonton film, mendengarkan musik, mencoba gadget-gadget terbaru semisal iPad, iPhone, maupun BlackBerry, sembari nongkrong makan-minum ala cafe," ulas Rinaldi.

DiLo juga menyediakan sarana pembelajaran khusus terkait industri kreatif, seperti desain animasi, 3D animasi, java programmer, mobile programmer, professional illustrator, "design for kids", "comic animation for kids", "professional comic artist", dan "manga class"Karenanya, investasi Telkom yang dialokasikan untuk DiLo masih terus ditingkatkan, sejalan dengan rencana pengembangan di kota lainnyaPada semester I ini, DiLo akan ditambah di Kota Bandung dan Medan dari rencana 10 creative center hingga akhir 2010.

Menurut Rinaldi, pengembangan DiLo merupakan upaya Telkom melalui Divisi Business Service (DBS) untuk mewujudkan edutainment melalui "creative learning center" dari industri kreatif"Lounge ini jadi semacam inkubasi yang mewah dan menyenangkan untuk mengembangkan industri kreatif sehingga timbul pengusaha baru skala kecil menengah yang memanfaatkan TI," tegas Rinaldi.
 
Divisi Business Service merupakan unit bisnis Telkom yang dibentuk khusus melayani pelanggan bisnis yang sebagian besar merupakan segmen UKMPihak Telkom menawarkan beragam solusi pengelolaan bisnis melalui penerapan teknologi komunikasi informasi yang tepatBeberapa aplikasi berbasis "platform as as services" (PAAS) "cloud computing" sudah disiapkan Telkom, di antaranya e-UKM, aplikasi untuk BPR (Bank Perkreditan Rakyat) dan aplikasi untuk pengelolaan koperasi.

"Kami siap bermitra dengan para pelaku usaha untuk bersama-sama meningkatkan daya saing sehingga mampu unggul di pasar persaingan global, khususnya pascaperjanjian perdagangan bebas China-ASEAN (CAFTA)," tukas Slamet Riyadi, Executive General Manager DBS Telkom”Kami mengharapkan unit DBS bisa menghasilkan pendapatan Rp 3 triliun,” imbuhnya(far)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Digelar, Pameran Mobile Content and Solutions Australia


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler