Terbakar Cemburu, Napi Tusuk Teman Satu Sel Hingga Tewas

Sabtu, 17 Desember 2016 – 07:08 WIB
Ilustrasi. Foto: dok jpnn

jpnn.com - CIREBON- Kehebohan terjadi di Lapas Narkotika Gintung, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Jumat (16/12). Dua orang narapida (napi) terlibat baku hantam serius hingga salah satunya tewas. 

Data yang dihimpun Radar Cirebon, perkelahian yang baru diketahui petugas lapas sekitar pukul 13.00 ini bermotif asmara. 

BACA JUGA: Pengakuan Mengejutkan Calo PNS

Ceritanya, napi bernama Helmi yang tengah memasak air di kamar 42 Blok D, tiba-tiba dihampiri oleh rekan satu selnya Ages Priantoro (46). 

Ages lalu menanyakan sesuatu sembari menunjukkan buku catatan milik Helmi. Rupanya dalam buku catatan tersebut tertulis nomor handphone, alamat email, serta facebook milik istri Ages. 

BACA JUGA: Kaca Mobil Ambyar, Duit Rp 332 Juta Lenyap

Napi asal Jakarta Selatan itu pun emosi dan menuding Helmi telah menjalin hubungan dengan istrinya. Seketika keduanya terlibat adu mulut dan dilanjutkan dengan adu fisik. 

Saat itu Agses makin kalap. Dia mengambil gunting yang sudah dimodifikasi menjadi pisau dari sebuah dalam kardus. Ages lantas menikam Helmi di bagian dada serta pipi sebelah kanan.

BACA JUGA: Diminta Usir Roh Halus, Dukun Cabul Malah Garap Gadis Pemilik Rumah

Seketika Helmi terkapar bersimbah darah. Penghuni sel lainnya langsung menolong korban dari amukan Ages. 

Petugas yang mendengar kegaduhan itu langsung  menuju kamar 42 Blok D. Napi lain berhasil diredam agar tak ikut melakukan pemukulan.

Helmi kemudian dibawa ke RSUD Arjawinangun untuk mendapatkan perawatan medis. Dalam perjalanan ke rumah sakit, nyawa Helmi tak tertolong.

Setelah peristiwa itu, penyidik Satreskrim Polres Cirebon Kabupaten datang ke lapas dan mengamankan Ages. Dia langsung dibawa polisi dan kini mendekam di sel Mapolres Cirebon Kabupaten. 

“Perkelahian ini diduga dilatar belakangi cemburu. Pelaku cemburu terhadap korban, lantaran korban diketahui secara diam-diam menggoda istri pelaku melalui media sosial berupa facebook. Pelaku marah dan menusuk korban dengan gunting,” tandas Wakapolres Cirebon Kabupaten Kompol Bonifacius Surano.

Dia membenarkan pelaku diamankan ke Mapolres Cirebon Kabupaten untuk dilakukan pemeriksaan lebih dalam oleh penyidik. Selain membawa pelaku, pihaknya juga membawa beberapa napi yang melihat kejadian tersebut. 

“Kasus ini akan kami proses lebih lanjut. Pelaku serta beberapa saksi kami bawa ke polres untuk dimintai keterangan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Lapas Narkotika Gintung, Iskandar mengatakan pihaknya mengetahui kejadian tersebut sekitar pukul 13.00. Saat itu seluruh napi sudah masuk ke ruangannya masing-masing. 

Namun saat petugas tengah melaksanakan kontrol di setiap ruangan, ternyata ada kegaduhan di Kamar 42 Blok D. 

Disinggung adanya senjata tajam dan HP di dalam ruang napi, Iskandar mengakui kecolongan. Meskipun setiap hari dilakukan pemeriksaan di setiap ruangan, ternyata masih ada napi yang menggunakan HP, bahkan memiliki pisau. 

“Petugas kita kan terbatas. Hal-hal tersebut mungkin saja bisa terjadi, meskipun setiap hari kita lakukan penggledahan serta pemeriksaan terhadap penghuni tahanan. Dan kasus ini sedang didalami oleh polres, kita tunggu hasil penyelidikan kepolisian,“ tandasnya.

Sementara itu, pelaku yang sempat dicegat saat hendak dibawa ke Mapolres Cirebon Kabupaten mengakui kesal karena Helmi menggoda istrinya melalui media sosial. Dia mengaku sudah mencoba mengklarifikasi masalah itu ke Hilmi. 

“Saya sudah nanya baik-baik, tapi tidak mengaku. Akhirnya saya marah, langsung saja ambil gunting dan tikam dia. Setelah itu saya diam, saya merasa bersalah,” sesal Ages. (arn/dil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sadis, Anak Kandung Tebas Leher Bapaknya hingga Nyaris Putus


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler