Tercoreng Gayus, Polri Tangkap Teroris

Tsk Muhamad Bahrunnaim Tamtomo alias Naim Ditangkap di Solo

Rabu, 10 November 2010 – 19:43 WIB
JAKARTA - Tradisi lama Mabes Polri berulangDi saat Polri dirundung cibiran miring mengenai ‘’kaburnya’’ Gayus Tambunan dari sel tahanannya di rumah tahanan brigade mobile (Brimob), Kelapa Dua Depok, Polri menunjukkan kemahirannya menangkap terduga pelaku terorisme.

Detasemen Khusus 88 Mabes Polri menangkap Muhamad Bahrunnaim Tamtomo alias Naim

BACA JUGA: IDAM, Pameran Pertahanan Diikuti 38 Negara

Kadiv Humas Polri Irjen (Pol) Iskandar Hasan melaluiipesan singkatnya mengatakan pria itu tersangkut dengan Abdullah Sunata, tersangka terorisme yang lebih dulu digulung polisi
Penangkapan Naim dilakukan Selasa (9/11)

BACA JUGA: Sembilan Pengawal Gayus Dicopot Total



Naim ditangkap dalam satu penggerebekan sekitar pukul 12.00 WIB di depan Pos dan Giro Pasar Kliwon, Solo
Dalam penangkapan tersebut, pria  27 itu digelandang bersama sejumlah barang bukti yang disita polisi.

"Saat di interogasi, Tsk (tersangka) menerangkan bahwa di rumahnya menyimpan 200 butir peluru," kata Iskandar.

Dari keterangan ini, dilakukan penggeledahan di kediaman tersangka di Jl Metrodanan RT.02 RW.03 Kampung Merodanan, Kecamatan Pasar Kliwon, Surakarta sekitar pukul 05.00 Wib.

Barang bukti yang berhasil disita antara lain peluru AK 56 sebanyak 547  butir, peluru caliber 9 milimeter 32 butir dan enam unit CPU computer.

‘’Untuk tersangka dan barang bukti selanjutnya dibawa ke Jakarta guna penyidikan lebih lanjut,’’ tambahnya.

Namun demikian, Iskandar sendiri belum mengetahui aktifitas terorisme yang telah dilakukan Naim serta dari jaringan mana pria tersebut berasal

BACA JUGA: Fokus Tangkap Koruptor, Baru Asset Recovery

Inilah yang kini diselidikki polisi untuk mengetahui keterlibatan Naim dalam jaringan teror di Indonesia.

Sebagai gambaran, Abdullah Sunata sendiri ditangkap polisi dalam aksi pengejaran kelompok bersenjata yang disebut melakukan pelatihan militer di di Pegunungan Jalin, Jantho, Aceh Besar  23 Juni laluKelompok ini dituduh polisi merupakan jaringan terorisme internasional yang memiliki rencana besar menggulingkan pemerintahan IndonesiaSebelumnya, pengkapan besar-besaran di Aceh ini bersamaan dengan isu mafia hukum yang melibatkan sejumlah perwira polisi.(zul/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kukmi Usul Utang Korban Bencana Dihapus


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler