Ternyata Uang Operasional Khilafatul Muslimin Cukup Besar, Jangan Kaget

Sabtu, 11 Juni 2022 – 00:16 WIB
Pimpinan Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Hasan Baraja saat tiba di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (7/6). Saat ini, polisi menelusuri aliran dana yang diterima organisasi tersebut. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi mengatakan, pihaknya masih mendalami dana operasional organisasi Khilafatul Muslimin yang cukup besar.

“Uang operasionalnya cukup banyak. Ini pertanyaan besar yang harus kami jawab. Jadi, proses penyidikan lanjut,” ujar Hengki.

BACA JUGA: Ketua Khilafatul Muslimin Surabaya Raya jadi Tersangka, Kombes Totok Ungkap Fakta Ini

Polisi terus melacak aliran dana yang diterima Khilafatul Muslimin.

Untuk memudahkan pelacakan aliran dana tersebut, Polri bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

BACA JUGA: Polisi Temukan Foto Ini di HP Aktivis Khilafatul Muslimin Cirebon Raya

“Aliran dana ini masih didalami karena Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kami harus bekerja sama dengan PPATK,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Markas Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Jumat (10/6).

Dedi mengatakan, pihaknya bakal berkolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satunya, Densus 88 Antiteror Polri untuk mendapatkan data terlengkap.

BACA JUGA: Orang Ini Sering ke Rumah Pimpinan Khilafatul Muslimin, Kalimatnya Blak-blakan

“Kami akan bekerja sama dengan berbagai macam stakeholder terkait yang bisa betul-betul melacak dana tersebut dari mana,” katanya.

“Tim Densus 88 pun memiliki database yang sangat kuat, pasti akan mendalaminya,” tambah Dedi.

Dia mengatakan, pihaknya tidak hanya menyelidiki Khilafatul Muslimin soal konvoi kebangkitan khilafah, tetapi juga pidana lain.

“Kami bakal umumkan perkembangan penyidikan kasus ini secara bertahap kepada masyarakat," tandasnya. (jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Tarmizi Hamdi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler