Tewas dengan Luka di Pelipis, padahal Sebentar Lagi Menikah

Jumat, 16 September 2016 – 13:01 WIB
Police Line. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com - CIREBON – Suasana mengharukan terasa di rumah bercat orange di Jl Parkit 10 RT 03 RW 13 Kp Sidamukti Kelurahan Larangan Kota Cirebon, Jawa Barat.

Sejumlah orang nampak saling bergandengan dan berpelukan sambil menangis terseduh-seduh.

BACA JUGA: Waspada! Ada Tahu Dicampur Bahan Pemutih Kain

Rupanya, tangisan tersebut adalah keluarga dari pemilik rumah, Iman Santoso (46) yang ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan, Kamis (15/9).

Korban ditemukan tak bernyawa di ruang tamu dekat dengan pintu depan dengan kondisi banyak mengeluarkan darah dan ada luka di bagian pelipis.

BACA JUGA: 825 Honorer Satpol PP Ini sudah Setahun Tak Terima Gaji

Sehari-hari korban sendiri bekerja sebagai pedagang cabai di Pasar Kanoman Kota Cirebon, Ia tinggal dirumah tersebut seorang diri karena korban belum mempunyai pendamping hidup.

Menurut adik ipar korban, Mahmud (47), warga Drajat yang saat itu hadir di TKP, rencananya korban akan menikah pada bulan depan dengan seorang wanita yang kini sedang bekerja menjadi TKW. 

BACA JUGA: Puslabfor Langsung Terjun Selidiki Ledakan Kapal Wisata

Namun demikian dia tidak tahu siapa wanita yang akan dinikahi korban tersebut. 

“Kalau identitas calonnya saya juga tidak tahu, korban gak pernah ngomong, dia cuma bilang mau nikah bulan depan, calonnya lagi kerja jadi TKW,” ujarnya.

Korban sendiri pertama kali ditemukan oleh salah satu temannya, TN yang saat itu berkunjung ke rumah korban.

Saat itu kondisi pagar depan dan pintu utama tidak dikunci sehingga TN bisa masuk.  Namun baru saja membuka pintu depan, TN dikagetkan dengan kondisi korban yang saat itu dalam kondisi tertelungkup di ruang tamu tak jauh dari pintu depan.

Aik kandung korban, Esi Suniasih (42) kepada Radar Cirebon (Jawa Pos Group) mengatakan kakaknya tersebut tidak memiliki riwayat sakit.

Bahkan rencananya, kemarin kakaknya tersebut akan mengajak nonton bareng beberapa aanggota keluarganya. 

“Kita rencananya mau nonton Warkop. Kemarin dia sudah janji sama ponakan-ponakannya, kita gak punya firasat, karena kakak saya itu jarang cerita dan agak tertutup,” tuturnya.

Dilanjutkan Esi, dari keterangan yang ia dapat dari polisi, pada bagian wajah kakaknya tersebut tepatnya di pelipis ada luka. 

Namun ia tidak mengetahui secara jelsa apakah luka tersebut akibat pukulan benda tumpul, benda tajam atau karena sebab lainnya.

“Kata polisi ada luka di pelipis, saat ditemukan kakak saya pakai celana pendek, dan kemeja, ada banyak darah di situ tapi sudah mengental,” imbuhnya.

Kasat Reskrim Polres Cirebon AKP Galih Wardani SIK mengatakan bahwa sejumlah saksi sudah diperiksa termasuk teman dekat laki-laki korban dan karyawannya.

Pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban karena masih melakukan penyelidikan dan menunggu proses otopsi jenazah. (dri/sam/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Duaaar! Kapal ke Gili Trawangan Meledak, Dua WNA Tewas


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler