Tiga Polisi Gadungan Pemeras Anggota Dewan Itu Ditangkap, Lihat Tampangnya

Rabu, 05 Agustus 2020 – 21:58 WIB
Tiga polisi gadungan yang berhasil diamankan. Foto: ANTARA/HO

jpnn.com, MEDAN - Polda Sumut akhirnya berhasil meringkus tiga orang polisi gadungan yang melakukan pemerasan, penipuan dan penyebaran konten pornografi melalui media sosial (medsos) terhadap seorang anggota DPRD Sumut.

Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, di Mapolda Sumut, Rabu (5/8), mengatakan ketiga polisi gadungan yang ditangkap itu yakni JN, PB dan RA.

BACA JUGA: Kabar Terkini Soal Nasib Sejumlah Jaksa Terduga Pemeras Puluhan Kepala Sekolah SMP di Inhu

Ia menyebutkan, awalnya salah seorang Anggota DPRD Sumut melaporkan ke Dit Reskrimsus Polda Sumut telah ditipu dan diperas melalui medsos dengan akun seorang anggota Polri berpangkat AKBP Eligius Fernatubun.

Setelah menerima laporan itu, Tim Subdit Siber Dit Reskrimsus Polda Sumut melakukan pemeriksaan akun medsos tersebut.

BACA JUGA: Pengendara Sekarat Ditembak di Leher, Pelakunya Anggota TNI Berpangkat Kapten

"Dari hasil pemeriksaan dilakukan petugas, akun medsos AKBP Eligius Fernatubun ternyata tidak benar," ujarnya.

Nainggolan mengatakan, setelah diketahui akun medsos tersebut palsu, personel kepolisian langsung menangkap tiga polisi gadungan itu di Daerah Baganbatu, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.

BACA JUGA: Puluhan Warga Adang Polisi Saat Jemput Paksa Oknum Anggota DPRD Labusel

Dari hasil pemeriksaan tiga tersangka itu telah menerima uang hasil kejahatan melalui bukti transfer dari korban anggota DPRD Sumut.

Selain itu, turut disita barang bukti device berupa handphone android yang dipergunakan pelaku penipuan untuk melancarkan aksinya.

BACA JUGA: Pengendara Sekarat Ditembak di Leher, Pelakunya Anggota TNI Berpangkat Kapten

"Tiga orang tersangka polisi gadungan itu saat ini ditahan di Dit Reskrimsus Polda Sumut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.Tiga tersangka penipuan dan pemerasan terancaman hukuman di atas enam tahun penjara," kata mantan Kapolres Nias Selatan itu.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler