Tiga Ribu Umat Rayakan Waisak

Sabtu, 29 Mei 2010 – 04:40 WIB
PALEMBANG - Pelaksanaan Trisuci Waisak 2554 BE di Vihara Dharmakirti, Palembang, berlangsung khidmatUpacara diawali dengan ritual menyambut detik-detik siddhi (penerangan) pada pukul 06.07.03 WIB, untuk kemudian dilanjutkan dengan upacara ritual Waisak 2554

BACA JUGA: Waisak, Lebih dari Sekadar Meditasi

Umat yang datang melaksanakan upacara menyambut detik Siddh, sejak pukul 05.00 WIB sudah berkumpul
Dalam menyambut Waisak tahun 2010 ini, mereka tampak antusias dan penuh suka cita.

Kemudian sekitar pukul 08.00 WIB, para umat Buddha melakukan ritual menaikkan bendera Panji Budhis, yang setelahnya dilanjutkan dengan melakukan ritual berkeliling Vihara

BACA JUGA: KPK Segera Cari Bukti dan Informasi Tambahan

"Jumlah umat yang melakukan ritual sekitar tiga ribu orang," ujar Firdaus M Teguh, Ketua Panitia Waisak 2554 BE Vihara Dharmakirti Majelis Buddhayana Indonesia Palembang, Jumat (28/5).

Dikatakan Firdaus, perayaan menyambut detik Siddhi ini merupakan perayaan puncak dalam Waisak, setelah diadakannya rangkaian kegiatan yang dilakukan sejak 2 Mei lalu
Dalam puncak ritual kegiatan umat Buddha tersebut, acara dipimpin oleh Bhikku Giriviriya.

Tema Waisak di Majelis Buddhayana Indonesia sendiri adalah "Kesadaran Penuh Waisak Menyadarkan Kembali Nilai-nilai Spiritual dan Nasionaslisme"

BACA JUGA: Pulang Kandang, Anggito Ingin Gaji Wajar

"Dari peringatan Waisak ini, merupakan suatu hari untuk mengenang dan merenungkan kembali makna spiritual dan semangat yang dikandung dalam tiga peristiwa agung," ungkap Firdaus.

Tiga peristiwa istimewa yang terjadi pada Manusia Agung Buddha Gautama, jelas Firdaus pula, adalah pada tahun 623 SM di Taman Lumbini atau Rummindei Sidharta lahirLalu, tahun 588 SM Sidharta mencapai keterbangunan nurani secara paripurna, yang ditandai dengan realisasi kesempurnaan kasih dan kebijaksanaan"Dan pada tahun 543 SM, beliau wafat di hutan Sala milik suku Malla, Kusinara," ungkap Firdaus, sambil menambahkan bahwa peristiwa Agung yang terjadi pada bulan Waisak tersebut merupakan sebuah rangkaian kehidupan yang penuh dengan totalitas dedikasi dan karya besar bagi kemanusiaan, peradaban, serta alam semesta.

Sementara, dalam pelaksanaan trisuci Waisak tersebut, juga dilakukan upacara Wisudhi Tisarana dan Pancasila, serta pelepasan tekad 8 silaDalam upacara tersebut, tingkatan dari umat biasa menuju Tisarana, Pasaka dan Pasika, tercatat jumlahnya mencapai 54 orang"Sedangkan tingkatan untuk menuju tingkat yang lebih atas lagi, seperti Pandita, Samanera dan Bhante, tidak ada," pungkas Firdaus(mg44)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hari Ini Penentuan Arah Kiblat


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler